Arti Kata "simuntu" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "simuntu" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

simuntu

si·mun·tu Mk n anak-anak yg bertopeng atau bercoreng-coreng muka dng arang (dl perarakan tabut)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "simuntu"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "simuntu" dalam Kalimat

1.Pada saat arwah leluhur dimakamkan, para simuntu berkumpul di sekitar tabut.
2.Pada perayaan hari raya di desa, banyak anak-anak bermain sebagai simuntu di sekitar pendalangan.
3.Pada masa lalu, simuntu merupakan bagian penting dalam upacara pemakaman di masyarakat tradisional.
4.Pengajar mengingatkan siswa untuk tetap sederhana dan tidak sombong seperti simuntu yang menutupi identitas diri.
5.Para simuntu di desa itu menari dengan lincah di atas panggung perayaan hari raya.

πŸ“š Artikel terkait kata "simuntu"

Mengenal Kata 'simuntu' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Simuntu" - Tradisi yang Menghantui Hati

Kata simuntu memiliki makna yang khas dalam bahasa Indonesia, terutama terkait dengan tradisi dan kebudayaan masyarakat. Dalam arti resmi, simuntu merujuk pada anak-anak yang bertopeng atau bercoreng-coreng muka dengan arang pada perarakan tabut. Tradisi ini memiliki latar belakang sejarah yang kompleks dan masih digunakan sebagai tontonan pada beberapa kesempatan, seperti perayaan hari raya. Pada perayaan hari raya, simuntu seringkali menjadi salah satu atraksi menarik. Mereka yang terlibat dalam tradisi ini biasanya mengenakan pakaian unik yang mencerminkan keterlibatan mereka dalam upacara. Dengan topeng arang dan coretan wajah, mereka memberikan kesan yang menakutkan dan menarik perhatian. Beberapa orang mungkin melihat simuntu sebagai simbol kekuatan dan keberanian, sementara yang lain mungkin merasa takut dengan penampilan mereka. Contoh penggunaan kata simuntu dalam kalimat yang alami adalah: "Pada hari raya, aku melihat anak-anak bermain menjadi simuntu dan menghibur para tamu." Atau "Tradisi simuntu masih digunakan pada beberapa kesempatan, meskipun sudah banyak yang menganggapnya sebagai hal yang menakutkan." Selain itu, simuntu juga dapat dihubungkan dengan konsep kearifan lokal dan pentingnya melestarikan tradisi budaya. Simuntu memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern, meskipun mungkin tidak sepopuler tradisi lainnya. Mereka tetap menjadi bagian penting dalam perayaan hari raya dan kegiatan budaya lainnya. Dengan demikian, simuntu masih dapat memberikan inspirasi dan motivasi untuk melestarikan dan menghargai tradisi budaya kita.