Arti Kata "selut" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "selut" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

selut

se·lut ark n lumpur

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "selut"

๐Ÿ“ Contoh Penggunaan kata "selut" dalam Kalimat

1.selut yang terbentuk dari lumpur di sungai menimbulkan polusi air.
2.Pekerjaan membersihkan selut di sungai membutuhkan peralatan khusus dan tenaga besar.
3.Di tambang batu bara, selut yang terbentuk dapat menyebabkan kebocoran tambang.
4.Pengendalian selut di sungai menjadi kewajiban pengelola lingkungan hidup.
5.selut yang diambil dari sungai dapat digunakan untuk membuat produk industri.

๐Ÿ“š Artikel terkait kata "selut"

Mengenal Kata 'selut' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Selut" - Lumpur yang Menginspirasi

Sejarah dan Makna Selut

Selut adalah kata yang mungkin tidak banyak diketahui oleh masyarakat umum, terutama bagi mereka yang tidak memiliki latar belakang geologi atau teknik. Namun, selut memiliki arti yang sangat penting dalam konteks geologi dan merupakan salah satu contoh dari lumpur yang mengalami proses sedimentasi. Dalam arti resmi, kata selut diartikan sebagai lumpur yang merupakan hasil dari proses sedimentasi.

Contoh Penggunaan Kata Selut

Kata selut dapat digunakan dalam berbagai kalimat yang alami, seperti: - Peneliti geologi mempelajari sifat fisik dan kimia dari selut untuk memahami proses sedimentasi. - Lumpur yang terbentuk dari selut dapat digunakan sebagai bahan bangunan yang ramah lingkungan. - Mereka melakukan eksplorasi untuk menemukan selut yang masih segar dan dapat digunakan sebagai sumber daya alam.

Relevansi Selut dalam Kehidupan Sehari-Hari

Selut bukan hanya merupakan lumpur biasa, tetapi juga memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, lumpur yang terbentuk dari selut dapat digunakan sebagai bahan bangunan yang ramah lingkungan dan dapat membantu mengurangi polusi udara. Selain itu, penelitian tentang selut juga dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi dampak negatif dari aktivitas manusia terhadap lingkungan.