Arti Kata "retensi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "retensi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

retensi

re·ten·si /reténsi/ n 1 penyimpanan; penahanan: setiap arsip ditentukan -- nya atas dasar nilai kegunaannya; 2 penahanan terus-menerus zat dl tubuh yg secara normal seharusnya dikeluarkan (spt kencing)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "retensi"

📝 Contoh Penggunaan kata "retensi" dalam Kalimat

1.Arsip penting harus disimpan dengan baik untuk memastikan retensi data yang akurat.
2.Klinik harus memiliki sistem retensi yang baik untuk menjaga rekam medis pasien.
3.Penggunaan teknologi dapat membantu meningkatkan retensi perhatian siswa dalam pembelajaran.
4.Pada masa kuno, kekuatan fisik lebih diutamakan daripada kecepatan dalam upaya untuk meningkatkan retensi otot.
5.Peran teknologi dalam meningkatkan retensi pikiran dan meningkatkan kemampuan belajar sangatlah besar.

📚 Artikel terkait kata "retensi"

Mengenal Kata 'retensi' - Inspirasi dan Motivasi

Retensi: Pengertian, Contoh, dan Dampak dalam Kehidupan Sehari-hari

Retensi adalah konsep yang telah ada sejak lama, terkait dengan penyimpanan atau penahanan sesuatu. Dalam konteks historis, retensi sering digunakan dalam pengertian penyimpanan arsip atau dokumen penting. Namun, konsep ini juga memiliki makna luas yang melibatkan penahanan terus-menerus zat dalam tubuh manusia, seperti kencing atau air liur. Retensi memiliki pengertian yang lebih luas dalam konteks kehidupan sehari-hari. Misalnya, ketika Anda mengomongkan tentang retensi pada penyimpanan data, Anda berarti bahwa Anda ingin menyimpan data tersebut dalam waktu lama tanpa kehilangan kualitasnya. Selain itu, retensi juga dapat digunakan dalam konteks medis, seperti retensi kencing yang berlebihan akibat penyakit tertentu. Dalam kehidupan sehari-hari, retensi memiliki dampak yang signifikan. Misalnya, ketika Anda tidak melakukan retensi dalam penyimpanan data, Anda berisiko kehilangan informasi penting. Selain itu, dalam konteks medis, retensi kencing yang berlebihan dapat menyebabkan infeksi atau gangguan lainnya. Oleh karena itu, penting untuk memahami konsep retensi dan cara mengelolanya dengan benar.