Arti Kata "kereceng" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kereceng" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kereceng

ke·re·ceng /kerécéng/ v, me·nge·re·ceng·kan (mata) v mengejap-ngejapkan (mata)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kereceng"

📝 Contoh Penggunaan kata "kereceng" dalam Kalimat

1.Ibu mengatakan bahwa dia mengecengku karena saya tidak membelikan makanan.
2.Anak-anak di sekolah sering mengeceng teman-temannya saat sedang bermain.
3.Di filmnya, pemeran utama mengeceng lawan mainnya yang sedang melakukan kesalahan.
4.Sebagai atlet olahraga, dia harus berlatih mengeceng dirinya agar tidak terlalu khawatir.
5.Saat melihat video lucu, aku tidak bisa menahan diri untuk mengeceng sendiri.

📚 Artikel terkait kata "kereceng"

Mengenal Kata 'kereceng' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kereceng" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "kereceng" merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan aksi mengejap-ngejapkan mata, biasanya sebagai tanda kelelahan, kebosanan, atau bahkan sebagai bentuk ekspresi humor. Istilah ini memiliki makna yang sederhana, namun sering digunakan dalam berbagai konteks sosial dan budaya. Dalam sejarah, kata "kereceng" mungkin muncul sebagai bagian dari pengucapan bahasa daerah, tetapi kini telah menjadi bagian dari kosakata bahasa Indonesia. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering melihat orang-orang mengeceng (mengkereceng) mata mereka ketika mereka merasa lelah atau bosan. Contoh kalimat seperti "Saya merasa lelah, jadi saya mulai mengeceng mata saya" atau "Dia mulai mengeceng mata setelah bekerja seharian" sangat umum digunakan dalam percakapan sehari-hari. Selain itu, kata "kereceng" juga digunakan dalam konteks humor, seperti "Dia mengeceng mata setelah mendengar joke yang lucu". Dalam budaya Indonesia modern, kata "kereceng" memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Banyak orang yang menggunakan istilah ini sebagai bentuk ekspresi diri, terutama dalam media sosial. Bagi mereka, mengeceng mata menjadi cara untuk mengekspresikan perasaan lelah, bosan, atau bahkan sebagai bentuk humor. Namun, perlu diingat bahwa penggunaan kata "kereceng" haruslah sesuai dengan konteks dan tidak melanggar norma-norma sosial.