Arti Kata "reinterpretasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "reinterpretasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

reinterpretasi

re·in·ter·pre·ta·si /réinterpretasi/ n penafsirkan kembali (ulang); proses, cara, perbuatan menafsirkan kembali thd interpretasi yg sudah ada: tanpa adanya -- keagamaan akan sulit sekali lagi bagi masyarakat untuk merendam benturan soal religi dan nonreligi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "reinterpretasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "reinterpretasi" dalam Kalimat

1.Dalam kajian sastra, penafsir modern melakukan reinterpretasi pada karya-karya klasik untuk mencari makna yang lebih mendalam.
2.Penelitian ilmiah tentang sifat manusia memerlukan reinterpretasi teori-teori lama untuk menyesuaikan dengan kemajuan pengetahuan.
3.Pengajar berusaha melakukan reinterpretasi pada konsep-konsep yang sudah ada untuk memberikan penjelasan yang lebih menyeluruh.
4.Dalam proses pembelajaran, guru melakukan reinterpretasi atas materi ajar untuk memenuhi kebutuhan siswa yang berbeda.
5.Para ilmuwan melakukan reinterpretasi atas teori yang sudah ada untuk menjelaskan gejala-gejala alam yang baru ditemukan.

📚 Artikel terkait kata "reinterpretasi"

Mengenal Kata 'reinterpretasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Reinterpretasi" - Inspirasi dan Motivasi

Dalam bahasa Indonesia, kata reinterpretasi memiliki makna yang sangat luas dan kompleks. Secara etimologis, kata ini berasal dari bahasa Inggris "re-interpretation", yang merupakan gabungan dari kata "re-" (kedua kalinya) dan "interpretation" (penafsiran). Dalam konteks historis, kata ini biasanya digunakan untuk menggambarkan proses penafsiran kembali atau ulang terhadap suatu teks, konsep, atau ide yang telah ada sebelumnya. Dalam konteks sosial, kata reinterpretasi seringkali digunakan untuk menggambarkan proses penafsiran kembali atau ulang terhadap suatu norma, nilai, atau kebiasaan yang telah ada sebelumnya. Contohnya, ketika suatu masyarakat mengalami perubahan sosial yang signifikan, mereka mungkin perlu melakukan reinterpretasi terhadap norma-norma lama untuk memenuhi kebutuhan baru mereka. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata reinterpretasi dalam kalimat yang alami: * "Kami melakukan reinterpretasi terhadap teks suci untuk memenuhi kebutuhan modern." * "Revolusi industri telah membutuhkan reinterpretasi terhadap kemampuan kerja manusia." * "Dalam konteks budaya, reinterpretasi terhadap tradisi lama dapat membantu kita memahami masa lalu dengan lebih baik." Dalam kehidupan sehari-hari, kata reinterpretasi memiliki relevansi yang sangat besar. Dalam era globalisasi, kita seringkali dihadapkan dengan perubahan yang cepat dan signifikan, baik dalam bidang teknologi, ekonomi, atau sosial. Oleh karena itu, reinterpretasi menjadi sangat penting dalam membantu kita memahami dan menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini seringkali digunakan dalam konteks seperti reinterpretasi terhadap nilai-nilai lama untuk memenuhi kebutuhan baru, atau reinterpretasi terhadap tradisi lama untuk memperkaya kehidupan budaya kita.