Arti Kata "oi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "oi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

oi

oi p kata seru untuk memanggil dsb

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "oi"

📝 Contoh Penggunaan kata "oi" dalam Kalimat

1.Saya memanggil adikku dengan suara keras, "oi, datang sini!" di taman.
2.Penggemar sepak bola teriak dengan gembira, "oi, gol!" saat tim mereka mencetak gol.
3.Dalam sebuah puisi, penulis menggambarkan kehidupan kota, di mana orang-orang berteriak, "oi, hiduplah kota, hiduplah rakyat!"
4.Guru sekolah memanggil siswa yang terlambat, "oi, apa yang kamu lakukan? Datanglah cepat!"
5.Pengendara motor berteriak, "oi, berhati-hatilah!" saat melewati jalan dengan banyak pejalan kaki.

📚 Artikel terkait kata "oi"

Mengenal Kata 'oi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Oi" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "oi" merupakan singkatan atau panggilan orang tua kepada anaknya, terutama pada anak laki-laki. Dalam konteks sosial, kata ini memiliki makna yang spesifik dan sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Kata "oi" berasal dari bahasa Belanda "hei" atau "hoi", yang artinya "perhatian" atau "panggilan". Pada masa kolonial Belanda, kata ini digunakan sebagai panggilan orang tua kepada anaknya, dan seiring waktu, kata ini menjadi bagian dari bahasa Indonesia. Penggunaan kata "oi" dalam kalimat alami sering terdengar dalam kehidupan sehari-hari, seperti ketika seorang ibu memanggil anaknya untuk makan malam atau ketika seorang ayah memanggil anaknya untuk bermain. Contoh kalimat "Oi, anakku, makan malam sudah siap!" atau "Oi, anak laki-laki, bermainlah di luar!" menunjukkan bagaimana kata "oi" digunakan sebagai panggilan yang santai dan akrab. Kata "oi" memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam budaya Indonesia modern. Dalam budaya Indonesia, kata "oi" sering digunakan sebagai cara untuk memanggil anaknya dengan cara yang santai dan akrab. Selain itu, kata "oi" juga digunakan sebagai cara untuk menunjukkan kasih sayang dan perhatian kepada anaknya. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "oi" sering digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam percakapan sehari-hari, dalam lagu-lagu anak-anak, atau bahkan dalam iklan-iklan produk anak-anak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kata "oi" merupakan panggilan yang santai dan akrab yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam budaya Indonesia modern.