Arti Kata "rancah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "rancah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

rancah

1ran·cah 1 n tanah berpaya-paya; 2 a berpaya-paya

2ran·cah ? rencah

3ran·cah, pe·ran·cah n batangan kayu, bambu, atau pipa besi yg disambung-sambung ke atas dan ke samping untuk memanjat bangunan bertingkat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "rancah"

📝 Contoh Penggunaan kata "rancah" dalam Kalimat

1.Di daerah pedesaan, tanah berpaya-paya disebut rancak.
2.Pengajar menjelaskan konsep berpaya-paya pada anak-anak dengan menggunakan contoh tanah rancak.
3.Warga setempat menanam jagung di tanah rancak yang subur.
4.Dalam novel tersebut, penulis menggambarkan pemandangan sawah berpaya-paya yang indah.
5.Sekolah menanam rancak di halaman sekolah untuk mengajarkan anak-anak tentang pentingnya konservasi tanah.

📚 Artikel terkait kata "rancah"

Mengenal Kata 'rancah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Rancah" - Makna dan Konteks dalam Bahasa Indonesia

Kata "rancah" memiliki makna yang khas dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini merujuk pada tanah yang berpaya-paya, seperti tanah yang lembut dan dapat digerakkan dengan mudah. Dalam konteks sejarah, tanah berpaya-paya seperti ini sering digunakan sebagai tempat penanaman padi atau sayuran. Di daerah pedesaan, tanah berpaya-paya seperti ini masih digunakan sebagai lahan pertanian yang ideal. Menggunakan Kata "Rancah" dalam Kalimat Kata "rancah" dapat digunakan dalam berbagai kalimat untuk menggambarkan kondisi tanah yang berpaya-paya. Misalnya, "Tanah di sawah itu sangat lembut dan berpaya-paya, cocok untuk penanaman padi." Atau, "Di daerah hutan, banyak tanah berpaya-paya yang belum pernah digunakan sebagai lahan pertanian." Contoh lain, "Tanah di kebun sayuran itu harus diperiksa terlebih dahulu sebelum digunakan, karena beberapa bagian berpaya-paya." Rancah dalam Kehidupan Sehari-Hari Kata "rancah" tidak hanya digunakan dalam konteks pertanian, tetapi juga dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, "Setelah hujan, jalan di depan rumah menjadi berpaya-paya dan sulit dilalui." Atau, "Di daerah pantai, pasir berpaya-paya yang digunakan sebagai bahan bangunan." Contoh lain, "Tanah berpaya-paya di atas bukit sangat cocok untuk pembangunan bangunan bertingkat." Dalam budaya Indonesia modern, kata "rancah" masih digunakan dalam berbagai konteks, mulai dari pertanian hingga kehidupan sehari-hari. Dengan memahami makna dan konteks kata "rancah", kita dapat menggunakan kata ini dengan lebih tepat dan efektif dalam berbagai situasi.