Arti Kata "falak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "falak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

falak

fa·lak n 1 lengkung langit; lingkaran langit; cakrawala; 2 pengetahuan mengenai keadaan (peredaran, perhitungan, dsb) bintang-bintang; ilmu perbintangan; astronomi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "falak"

📝 Contoh Penggunaan kata "falak" dalam Kalimat

1.Pada malam hari, aku biasanya melihat lengkung langit yang indah dan menenangkan.
2.Pendidikan astronomi sangat menarik karena mempelajari tentang peredaran planet dan bintang-bintang di falak.
3.Kita harus memahami perhitungan kecepatan dan jarak bintang-bintang untuk mengetahui keadaan falak.
4.Pada festival malam hari, kita bisa melihat cakrawala yang indah bersama keluarga dan teman.
5.Saya suka mengikuti kuliah astronomi karena saya ingin mempelajari ilmu perbintangan dan falak yang lebih dalam.

📚 Artikel terkait kata "falak"

Mengenal Kata 'falak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Falak" - Ilmu Perbintangan dalam Sejarah dan Kebudayaan

Kata "falak" memiliki dua makna yang berbeda dalam bahasa Indonesia. Pertama, falak adalah lengkung langit yang melingkari bumi, sering disebut sebagai cakrawala. Kedua, falak juga merujuk pada ilmu perbintangan, yaitu pengetahuan mengenai keadaan bintang-bintang dan perhitungannya. Dalam sejarah, falak telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Islam. Banyak ulama dan ahli astronomi yang telah mempelajari dan mengembangkan ilmu falak untuk memahami peredaran bintang-bintang dan gerakan langit. Mereka menggunakan falak untuk menentukan waktu shalat, perhitungan waktu, dan bahkan untuk memprediksi cuaca. Dengan demikian, falak tidak hanya menjadi ilmu perbintangan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Contoh penggunaan kata falak dalam kalimat alami adalah sebagai berikut: "Pada malam hari, aku suka menatap falak yang bercahaya di langit." Dalam kalimat ini, falak merujuk pada lengkung langit yang bercahaya di malam hari. "Aku ingin mempelajari ilmu falak untuk memahami peredaran bintang-bintang." Dalam kalimat ini, falak merujuk pada ilmu perbintangan yang digunakan untuk memahami keadaan bintang-bintang. Dalam kehidupan sehari-hari, kata falak masih relevan dan digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, dalam perayaan Idul Fitri, masyarakat sering mengatakan "Malam ini, aku ingin menatap falak yang bercahaya di langit." Dalam konteks ini, falak digunakan untuk menggambarkan keindahan alam yang dapat dinikmati pada malam hari. Selain itu, kata falak juga digunakan dalam kalimat-kalimat yang berhubungan dengan astronomi dan ilmu perbintangan, seperti "Aku ingin menjadi ahli falak yang mempelajari peredaran bintang-bintang." Dengan demikian, kata falak tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari dan kebudayaan Indonesia modern.

Kata yang Mirip

falakiah