Arti Kata "bonggol" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bonggol" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bonggol

1bong·gol n 1 bonjol pd batang kayu dsb; 2 daging pd tengkuk; punuk

2bong·gol Jk, mem·bong·gol v memukul;
mem·bong·goli v memukul berkali-kali (berulang-ulang); memukuli

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bonggol"

📝 Contoh Penggunaan kata "bonggol" dalam Kalimat

1.Pohon yang berusia tua memiliki daging bonggol yang keras.
2.Guru mengajarkan cara memotong kayu dengan hati-hati agar tidak menimbulkan bonggol yang kasar.
3.Pada malam hari, seseorang akan memukul drum untuk membuat suara yang keras seperti bonggol.
4.Pada saat musim hujan, pohon yang terjatuh akan memiliki bonggol yang menonjol karena air hujan.
5.Pada saat olahraga, ia akan memukul bola dengan keras seperti memukul bonggol dalam permainan tradisional.

📚 Artikel terkait kata "bonggol"

Mengenal Kata 'bonggol' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Bonggol" - Konsep yang Menginspirasi

Kata "bonggol" memiliki makna yang luas dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini merujuk pada bagian batang kayu yang membulat dan berdiameter besar. Dalam konteks sejarah, kata ini juga merujuk pada nama desa di Sumatra Barat yang dikenal sebagai pusat penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Konsep "bonggol" juga memiliki makna yang lebih luas dalam budaya Indonesia, yaitu sebagai simbol kekuatan dan keteguhan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "bonggol" sering digunakan dalam berbagai konteks. Contohnya, "Ia memukul bonggol kayu dengan palu untuk memotongnya." Dalam kalimat ini, kata "bonggol" digunakan untuk menggambarkan bagian batang kayu yang membulat. Contoh lain, "Dia memukul bonggol lawan dengan keras untuk memenangkan pertandingan sepak bola." Dalam kalimat ini, kata "bonggol" digunakan untuk menggambarkan bagian tubuh yang membulat dan dapat dipukul oleh bola. Dalam budaya Indonesia modern, konsep "bonggol" masih sangat relevan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menghadapi kesulitan dan tantangan yang membuat kita merasa seperti dipukul oleh "bonggol" kehidupan. Namun, dengan kekuatan dan keteguhan, kita dapat menghadapi tantangan tersebut dan keluar sebagai pemenang. Oleh karena itu, kata "bonggol" dapat diartikan sebagai simbol kekuatan dan keteguhan dalam menghadapi tantangan hidup.