Arti Kata "ngoko" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ngoko" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ngoko

ngo·ko Jw a Ling tingkatan bahasa yg terendah dl bahasa Jawa yg dipakai untuk berbicara dng orang yg sudah akrab, dng orang yg lebih rendah kedudukannya, atau dng orang yg lebih muda

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ngoko"

📝 Contoh Penggunaan kata "ngoko" dalam Kalimat

1.Pada acara pernikahan, tetangga kami menggunakan bahasa ngoko untuk mengucapkan selamat.
2.Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menggunakan bahasa ngoko untuk berbicara dengan keluarga yang lebih dekat.
3.Pada kesempatan itu, guru mengingatkan siswa bahwa bahasa ngoko tidak boleh digunakan dalam konteks formal.
4.Dalam sastra Jawa kuno, bahasa ngoko digunakan untuk menggambarkan kehidupan sehari-hari masyarakat awam.
5.Pada acara pesta ulang tahun, teman saya menggunakan bahasa ngoko untuk berbicara dengan keluarga saya yang lebih muda.

📚 Artikel terkait kata "ngoko"

Mengenal Kata 'ngoko' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "ngoko" - Bahasa Rendah dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "ngoko" merupakan istilah dalam bahasa Jawa yang memiliki makna khusus dalam konteks komunikasi. Dalam arti resmi, ngoko adalah tingkatan bahasa Jawa yang terendah, digunakan untuk berbicara dengan orang yang sudah akrab, lebih rendah kedudukannya, atau lebih muda. Sejarahnya, penggunaan ngoko berkembang sebagai cara berkomunikasi yang lebih santai dan informal dalam masyarakat Jawa. Dalam kehidupan sehari-hari, penggunaan ngoko sangat umum, terutama dalam komunitas yang memiliki latar belakang budaya Jawa. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata ngoko dalam kalimat yang alami: "Saya akan pergi ke pasar dengan ibu, nanti aku akan beli apa aja, kabare?" (Apa yang ingin ibu beli?). Dalam kalimat ini, kabare adalah contoh kata ngoko yang digunakan untuk mengajukan pertanyaan. Penggunaan ngoko juga relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam interaksi sosial. Dalam masyarakat modern, menggunakan bahasa ngoko dapat membuat komunikasi lebih santai dan akrab, terutama dengan orang yang lebih muda atau memiliki latar belakang budaya yang sama. Selain itu, ngoko juga digunakan dalam konteks budaya, seperti dalam pertunjukan seni rakyat atau upacara adat. Dalam kesimpulan, ngoko adalah kata yang sangat penting dalam bahasa Jawa, memiliki makna khusus dalam konteks komunikasi. Dengan memahami arti dan konteks penggunaan ngoko, kita dapat meningkatkan kemampuan berkomunikasi yang lebih efektif dan santai dalam kehidupan sehari-hari.