Arti Kata "molotov" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "molotov" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

molotov

mo·lo·tov lihat bom

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "molotov"

📝 Contoh Penggunaan kata "molotov" dalam Kalimat

1.Pada perang saudara Rusia, pemberontak menggunakan bom molotov untuk menghancurkan pasukan Bolshevik.
2.Prajurit tentara menganggap bom molotov sebagai senjata yang efektif dalam operasi militer.
3.Ketika berjalan di jalan gelap, dia melihat sebuah botol berisi cairan yang terlihat seperti bom molotov.
4.Kebakaran besar di kota terjadi akibat terlepasnya bom molotov yang dibawa oleh para demonstran.
5.Pada adegan film, karakter utama meluncurkan bom molotov ke mobil musuh untuk menghindari ditangkap.

📚 Artikel terkait kata "molotov"

Mengenal Kata 'molotov' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Molotov" - Inspirasi dari Sejarah

Pada awal abad ke-20, molotov menjadi istilah yang populer dalam konteks perang dan konflik. Kata ini merupakan nama yang diberikan kepada jenis bom cair yang dikembangkan oleh Soviet Uni pada masa Perang Saudara Spanyol. Nama molotov sendiri diambil dari nama Maksim Moshkov, seorang pejabat Soviet yang populer pada masa itu. Dalam sejarah, molotov telah digunakan dalam berbagai situasi konflik, termasuk perang saudara dan demonstrasi massal. Namun, penggunaan molotov dalam konteks kekerasan dan keganasan telah menimbulkan dampak negatif yang signifikan. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks sejarah dari kata ini.

Contoh Penggunaan Kata Molotov dalam Kalimat

Berikut beberapa contoh penggunaan kata molotov dalam kalimat yang alami: * Demonstrasi massal yang terjadi di kota besar menggunakan molotov untuk menyerang polisi. * Pasukan yang menggunakan molotov untuk menyerang musuh di medan perang. * Pada tahun 1930-an, molotov menjadi simbol kekerasan dan keganasan di seluruh dunia.

Relevansi Kata Molotov dalam Kehidupan Sehari-Hari

Meskipun molotov memiliki makna yang negatif, namun kata ini masih relevan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks budaya, molotov sering digunakan sebagai metafor untuk menggambarkan kekerasan dan keganasan. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks sejarah dari kata ini agar kita dapat menggunakan kata ini dengan bijak. Dalam kesimpulan, molotov adalah kata yang memiliki makna yang kompleks dan beragam dalam konteks sejarah dan budaya. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks sejarah dari kata ini agar kita dapat menggunakan kata ini dengan bijak.