Arti Kata "setakona -" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "setakona -" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

setakona -

se·ta·ko·na - ? astakona

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "setakona -"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "setakona -" dalam Kalimat

1.Dalam konferensi pers, Menteri Pendidikan menjelaskan bahwa peningkatan anggaran merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
2.Pertumbuhan ekonomi yang stabil telah membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sehingga mereka dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
3.Dalam penelitian ilmiah, ahli psikologi menemukan bahwa setakona- adalah konsep yang kompleks dan memerlukan analisis lebih lanjut.
4.Dalam budaya tradisional, setakona- diartikan sebagai simbol kekuatan dan keberanian dalam menghadapi tantangan hidup.
5.Dalam konteks pendidikan, guru harus bisa menjelaskan konsep setakona- dengan jelas dan sederhana agar mahasiswa dapat memahaminya dengan baik.

πŸ“š Artikel terkait kata "setakona -"

Mengenal Kata 'setakona -' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "setakona -" - Inspirasi dan Motivasi

Makna dan Konteks Sejarah

Kata setakona- memiliki makna yang kaya dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini diterjemahkan sebagai "seΒ·taΒ·koΒ·na-" atau "astakona". Meskipun tidak banyak diketahui tentang asal-usul kata ini, namun diyakini bahwa kata tersebut memiliki keterkaitan dengan kebudayaan Hindu dan Buddha yang berkembang di India kuno. Dalam konteks ini, setakona- dapat diartikan sebagai sebuah konsep filosofis yang menggambarkan keharmonisan dan keselarasan dengan alam sekitar.

Penggunaan dalam Kalimat

Kata setakona- dapat digunakan dalam berbagai konteks, termasuk dalam kalimat yang alami. Misalnya, "Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat mencapai setakona- dengan cara melakukan kegiatan yang menyenangkan, seperti berjalan di alam terbuka." Atau, "Pendekatan setakona- dalam pengelolaan sumber daya alam dapat membantu mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan." Contoh lainnya adalah, "Dalam perjuangan hidup, kita dapat mencapai setakona- dengan cara menemukan tujuan dan mengikuti hati nurani."

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata setakona- memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks lingkungan dan keberlanjutan. Dalam era modern, kita dihadapkan pada tantangan untuk mencapai setakona- dengan cara yang lebih berkelanjutan. Misalnya, dengan melakukan kegiatan yang ramah lingkungan, seperti mengurangi penggunaan kertas dan plastik, atau dengan menggunakan energi terbarukan. Dengan demikian, kita dapat mencapai setakona- dan membantu meningkatkan kualitas hidup kita dan lingkungan sekitar.