Arti Kata "manunggal" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "manunggal" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

manunggal

ma·nung·gal v menjadi satu dl sikap dan tingkah laku; luluh (bercampur, berpadu) sehingga tidak terpisahkan: jiwa dan semangat TNI harus -- dng jiwa dan semangat rakyat;
ke·ma·nung·gal·an n hal (keadaan) manunggal; kepaduan: - rakyat dan TNI sangat memperkuat kestabilan nasional

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "manunggal"

📝 Contoh Penggunaan kata "manunggal" dalam Kalimat

1.Kami harus manunggal dalam mencapai tujuan pembangunan nasional ini.
2.Penggalangan dana untuk korban bencana harus dilakukan oleh seluruh masyarakat agar kegiatan tersebut menjadi manunggal.
3.Pada hari itu, jiwa dan hati mereka menjadi manunggal dalam perjuangan melawan penjajah.
4.Banyak orang yang berpikir bahwa kebebasan dan kemerdekaan hanya tercapai jika manusia dan alam menjadi manunggal.
5.Dalam budaya kita, rakyat dan TNI harus manunggal dalam menjaga keamanan dan kestabilan negara.

📚 Artikel terkait kata "manunggal"

Mengenal Kata 'manunggal' - Inspirasi dan Motivasi

Konsep Manunggal: Kunci Kepaduan dan Kesatuan

Dalam bahasa Indonesia, kata manunggal memiliki makna yang sangat mendalam. Istilah ini pertama kali muncul dalam konteks historis, ketika bangsa Indonesia berjuang mencapai kemerdekaan. Pada masa itu, manunggal berarti bersatu dalam tujuan dan kekuatan, sehingga dapat menghadapi tantangan bersama. Konsep ini kemudian berkembang menjadi prinsip penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks kebangsaan dan kepribadian. Dalam penggunaan sehari-hari, kata manunggal sering digunakan untuk menggambarkan keadaan yang terpadu dan tidak terpisahkan. Contoh penggunaan kata manunggal dalam kalimat yang alami adalah: "Jiwa dan semangat rakyat harus manunggal dengan jiwa dan semangat TNI." Atau, "Kerja sama antar lembaga harus mencapai kemanunggalan yang kuat untuk mencapai tujuan bersama." Dalam kehidupan sehari-hari, konsep manunggal sangat relevan dalam beberapa aspek. Misalnya, dalam konteks kebangsaan, kemanunggalan antara rakyat dan TNI sangat penting untuk mencapai kestabilan nasional. Selain itu, manunggal juga dapat diaplikasikan dalam konteks sosial, seperti kemanunggalan antara pemerintah dan masyarakat untuk mencapai tujuan pembangunan yang lebih baik. Dalam konteks budaya, kemanunggalan juga dapat diartikan sebagai kepaduan dalam kegiatan seni dan budaya, seperti musik dan tarian yang menggambarkan kemanunggalan antara alam dan manusia.