Arti Kata "caing" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "caing" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

caing

1ca·ing a cabik; koyak;
ca·ing-ca·ing a cabik-cabik; koyak-koyak;
men·ca·ing-ca·ing v mencabik-cabik; mengoyak-ngoyak

2ca·ing Sd n satuan ukuran jumlah 200 ikat (tt padi)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "caing"

📝 Contoh Penggunaan kata "caing" dalam Kalimat

1.Teks pakaian itu sudah mulai caing dan perlu dijahit lagi.
2.Perawatan di rumah sakit meminta pasien untuk tidak mencabik-cabik luka yang baru dijahit.
3.Kain itu sudah caing-caing karena terus-menerus digunakan untuk membersihkan lantai.
4.Penghuni di asrama mulai merasa kesal karena temannya yang suka mencabik-cabik barang miliknya.
5.Banyak pengalaman buruk yang dialami anak-anak karena mencabik-cabik mainan teman.

📚 Artikel terkait kata "caing"

Mengenal Kata 'caing' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "caing" dalam Bahasa Indonesia

Kata "caing" memiliki arti yang kaya dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, caing berarti cabik atau koyak. Dalam konteks sehari-hari, caing sering digunakan untuk menggambarkan benda yang rusak atau hancur, seperti pakaian yang caing-caing atau kain yang caing-caing karena terkena air. Selain itu, kata "caing" juga memiliki makna yang lebih luas. Dalam bahasa Indonesia kuno, caing digunakan untuk menggambarkan suara yang keras dan berkepanjangan, seperti suara yang caing-caing atau suara yang caing-caing-caing. Makna ini masih dapat ditemukan dalam beberapa bahasa daerah di Indonesia, seperti bahasa Sunda dan bahasa Jawa. Contoh penggunaan kata "caing" dalam kalimat yang alami adalah: * Pakaian saya caing-caing setelah jatuh ke lumpur. * Kertas itu caing-caing karena terkena air. * Suara mobil yang caing-caing membuat saya merasa takut. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "caing" masih digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, jika kamu sedang membersihkan rumah, kamu mungkin akan mengatakan bahwa kain itu caing-caing karena terkena debu. Atau, jika kamu sedang mengendarai mobil, kamu mungkin akan mendengar suara yang caing-caing dari mesin mobil. Dalam budaya Indonesia modern, kata "caing" masih memiliki makna yang kuat dan dapat digunakan dalam berbagai konteks.