Arti Kata "tsunami" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tsunami" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tsunami

tsu·na·mi n gelombang laut dahsyat (gelombang pasang) yg terjadi krn gempa bumi atau letusan gunung api di dasar laut (biasanya terjadi di Jepang dan sekitarnya)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tsunami"

📝 Contoh Penggunaan kata "tsunami" dalam Kalimat

1.Kita harus waspada terhadap potensi tsunami yang dapat menyebabkan kerusakan parah.
2.Setelah gempa bumi, warga segera meninggalkan pantai karena khawatir terjadi tsunami besar.
3.Pada malam itu, aku bermimpi melihat gelombang tsunami yang menenggelamkan kota.
4.Dalam kelas geologi, guru menjelaskan tentang tsunami dan bagaimana memprediksi peristiwa alam tersebut.
5.Masyarakat di daerah pesisir harus memiliki rencana evakuasi yang baik untuk menghadapi bencana tsunami.

📚 Artikel terkait kata "tsunami"

Mengenal Kata 'tsunami' - Inspirasi dan Motivasi

Tsunami: Gelombang Laut Dahsyat yang Mengancam

Gelombang laut dahsyat yang disebut tsunami sering kali menjadi fenomena alam yang menimbulkan kekhawatiran dan kepanikan di seluruh dunia, terutama di kawasan pesisir laut. Tsunami sendiri berasal dari bahasa Jepang, yang merupakan gelombang pasang yang terjadi akibat gempa bumi atau letusan gunung berapi di dasar laut. Fenomena alam ini telah terjadi sejak zaman kuno dan telah menjadi salah satu bencana alam yang paling berbahaya di dunia. Dalam sejarah, tsunami telah membawa dampak yang sangat parah, terutama di Jepang dan sekitarnya. Pada tahun 2004, gempa bumi yang terjadi di Samudera Hindia menyebabkan tsunami yang merusak kota-kota di negara-negara di Asia Tenggara. Pengalaman ini telah menyadarkan masyarakat tentang bahaya tsunami dan pentingnya persiapan dan mitigasi untuk menghadapi bencana alam ini. Dalam beberapa kalimat, kita dapat melihat contoh penggunaan kata tsunami dalam kehidupan sehari-hari, seperti: "Kota ini harus dipersiapkan untuk tsunami yang mungkin terjadi"; "Pengungsian telah dilakukan untuk menghindari tsunami yang akan datang"; dan "Komunitas ini telah berusaha untuk mengurangi dampak tsunami dengan membangun benteng pantai". Dalam kehidupan modern, tsunami telah menjadi topik utama dalam peristiwa alam yang sering kali membawa dampak yang sangat parah. Bahkan, tsunami telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di beberapa negara, terutama di kawasan pesisir laut. Dalam budaya Indonesia modern, tsunami telah menjadi subjek yang sering dibahas dalam diskusi mengenai mitigasi bencana alam dan persiapan untuk menghadapi tsunami. Melalui edukasi dan kesadaran masyarakat, kita dapat mengurangi dampak tsunami dan mengembangkan kemampuan untuk menghadapi bencana alam ini.