Arti Kata "liofilisasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "liofilisasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

liofilisasi

li·o·fi·li·sa·si n Kim penyingkiran air dr dl contoh yg beku dng menghampakan air bersublimasi langsung dr es ke keadaan gas

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "liofilisasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "liofilisasi" dalam Kalimat

1.Teknik liofilisasi digunakan dalam laboratorium untuk pengawetan sampel.
2.Dalam industri makanan, liofilisasi digunakan untuk menghilangkan air dari produk.
3.Penggunaan liofilisasi dalam pengolahan air bersih sangat efektif.
4.Ilmuwan menggunakan liofilisasi untuk mengawetkan sampel mikroorganisme.
5.Klinik menggunakan liofilisasi untuk pengawetan darah donor.

📚 Artikel terkait kata "liofilisasi"

Mengenal Kata 'liofilisasi' - Inspirasi dan Motivasi

Penjelasan Liofilisasi: Cara Mengeringkan Makanan dengan Teknologi Canggih

Liofilisasi adalah proses pengeringan suhu rendah yang menggunakan sublimasi untuk menghilangkan air dari bahan makanan atau farmasi. Proses ini sudah digunakan sejak lama, terutama dalam industri farmasi dan makanan, untuk menjaga kualitas dan keamanan produk. Dengan liofilisasi, bahan-bahan dapat disimpan dalam kondisi kering yang stabil dan aman. Liofilisasi menggunakan prinsip sublimasi, di mana es (ice) mengubah langsung ke keadaan gas tanpa melewati fase cair. Dengan cara ini, air dapat dihilangkan dari bahan tanpa merusak struktur molekulnya. Hasilnya adalah produk yang kering, stabil, dan aman untuk digunakan. Contoh penggunaan liofilisasi dalam kehidupan sehari-hari adalah dalam industri makanan. Banyak produsen makanan menggunakan liofilisasi untuk mengeringkan buah-buahan dan sayuran, sehingga dapat disimpan lebih lama dan dihasilkan dalam bentuk yang lebih stabil. Misalnya, "Makanan yang telah mengalami liofilisasi dapat disimpan dalam kemasan yang lebih kecil dan lebih mudah dibawa." Liofilisasi juga digunakan dalam industri farmasi untuk mengeringkan obat-obatan. Obat-obatan yang telah mengalami liofilisasi dapat disimpan dengan lebih stabil dan lebih aman, sehingga dapat digunakan oleh pasien dengan lebih efektif. Selain itu, liofilisasi juga digunakan dalam industri penelitian untuk mengeringkan sampel-sampel biologis. Dalam budaya Indonesia modern, liofilisasi juga digunakan dalam industri makanan tradisional. Banyak produsen makanan tradisional menggunakan liofilisasi untuk mengeringkan bahan-bahan alami, seperti kacang-kacangan dan buah-buahan. Hasilnya adalah produk yang lebih stabil, lebih aman, dan lebih mudah dibawa. Dengan demikian, liofilisasi telah menjadi bagian penting dari industri makanan dan farmasi di Indonesia.