Arti Kata "kosekan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kosekan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kosekan

ko·se·kan /kosékan/ n Mat kebalikan sinus suatu sudut

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kosekan"

📝 Contoh Penggunaan kata "kosekan" dalam Kalimat

1.Dalam soal matematika, koefisien kosekan digunakan untuk menghitung panjang sisi samping segitiga.
2.Mahasiswa harus memahami konsep kosekan dan cara menggunakannya dalam menyelesaikan soal trigonometri.
3.Sebagai arsitek, dia harus menghitung kosekan sudut untuk menentukan ukuran bangunan yang akan dibangun.
4.Dalam kalkulasi astronomi, kosekan digunakan untuk menentukan jarak antara bintang dan matahari.
5.Dalam matematika, kosekan merupakan salah satu fungsi trigonometri yang digunakan untuk menghitung panjang sisi samping segitiga.

📚 Artikel terkait kata "kosekan"

Mengenal Kata 'kosekan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kosekan" dalam Trigonometri

Sejarah dan Makna Umum

Kata "kosekan" mungkin masih asing di telinga banyak orang, terutama kalangan umum. Namun, dalam bidang matematika, kosekan memiliki arti yang sangat penting, terutama dalam konteks trigonometri. Secara resmi, kosekan diartikan sebagai kebalikan dari sinus suatu sudut. Sejarahnya, konsep ini sudah dikenal oleh para matematikawan Yunani kuno, seperti Hipparchus dan Ptolemaios. Mereka menggunakan kosekan untuk menghitung panjang sisi dan sudut dalam segitiga.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat Alami

Kosekan sering digunakan dalam berbagai situasi, terutama dalam bidang teknis. Misalnya, dalam perencanaan struktur bangunan, arsitek menggunakan kosekan untuk menghitung beban yang dapat ditangani oleh tiang-tiang penopang. Contoh lain, dalam bidang navigasi, kapten kapal menggunakan kosekan untuk menghitung jarak dan sudut antara kapal dan benda-benda di laut.

Contoh Kalimat:

- "Untuk menghitung panjang sisi AB, kita perlu menggunakan kosekan dari sudut A." - "Dalam navigasi, kapten kapal menggunakan kosekan untuk menghitung jarak ke pantai." - "Dalam perencanaan struktur, arsitek menggunakan kosekan untuk menghitung beban yang dapat ditangani oleh tiang-tiang penopang."

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Meskipun kosekan digunakan dalam bidang teknis, konsep ini juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, dalam bidang fotografi, kosekan digunakan untuk menghitung sudut dan jarak antara kamera dan subjek. Dalam bidang game, kosekan digunakan untuk menghitung sudut dan jarak antara karakter dan objek. Dengan demikian, kosekan menjadi sangat penting dalam berbagai bidang, tidak hanya dalam matematika dan teknis.