Arti Kata "hipokrisi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "hipokrisi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

hipokrisi

hi·po·kri·si n kemunafikan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "hipokrisi"

📝 Contoh Penggunaan kata "hipokrisi" dalam Kalimat

1.Pernyataan pemerintah tentang memperjuangkan hak rakyat ternyata penuh dengan hipokrisi.
2.Guru tersebut sering menuduh muridnya melakukan hipokrisi karena tidak mengerjakan tugas dengan serius.
3.Dalam novel itu, tokoh utama mengekspos kehidupan masyarakat yang penuh dengan hipokrisi.
4.Sang narasumber mengkritik kehidupan politik yang penuh dengan hipokrisi dan kepentingan pribadi.
5.Pernyataan politik untuk menentang korupsi ternyata penuh dengan hipokrisi dan kepentingan kabinet.

📚 Artikel terkait kata "hipokrisi"

Mengenal Kata 'hipokrisi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Hipokrisi" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "hipokrisi" seringkali digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang bertentangan dengan nilai-nilai moral dan etika. Kata ini berasal dari bahasa Yunani, "hypokrisis", yang berarti "permainan" atau "penipuan". Dalam konteks historis, kata hipokrisi digunakan untuk menggambarkan perilaku para aktor Yunani kuno yang melakukan peran-peran yang tidak sesuai dengan kepribadian mereka. Dalam kehidupan sehari-hari, kata hipokrisi seringkali digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang tidak jujur atau tidak adil. Misalnya, seseorang yang mengatakan bahwa mereka peduli dengan kesejahteraan orang lain, tetapi sebenarnya mereka hanya bermain-main dengan perasaan orang lain. Atau, seseorang yang mengatakan bahwa mereka memiliki nilai-nilai tertentu, tetapi sebenarnya mereka tidak mempraktikkannya.

Contoh Penggunaan Kata Hipokrisi

* Seseorang yang mengatakan bahwa mereka ingin membantu orang lain, tetapi sebenarnya mereka hanya ingin mendapatkan pujian dari orang lain. * Seseorang yang mengatakan bahwa mereka memiliki integritas, tetapi sebenarnya mereka tidak memiliki kejujuran. * Seseorang yang mengatakan bahwa mereka peduli dengan lingkungan, tetapi sebenarnya mereka tidak melakukan apa-apa untuk melindungi lingkungan.

Relevansi Kata Hipokrisi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata hipokrisi sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari karena banyak orang yang melakukan perilaku hipokrit. Dalam budaya Indonesia modern, kata hipokrisi seringkali digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang tidak jujur atau tidak adil. Misalnya, seseorang yang mengatakan bahwa mereka ingin memiliki hubungan yang jujur, tetapi sebenarnya mereka hanya ingin memiliki hubungan yang konvenien. Atau, seseorang yang mengatakan bahwa mereka memiliki nilai-nilai tertentu, tetapi sebenarnya mereka tidak mempraktikkannya. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu mengingatkan diri kita untuk tidak melakukan perilaku hipokrit dan untuk selalu berjuang untuk menjadi orang yang jujur dan adil.