Arti Kata "menabur (menanam) biji atas batu" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "menabur (menanam) biji atas batu" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

menabur (menanam) biji atas batu

Peribahasa sia-sia belaka, seperti memberi nasihat kepada orang yang tidak mau mengindahkan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "menabur (menanam) biji atas batu"

📝 Contoh Penggunaan kata "menabur (menanam) biji atas batu" dalam Kalimat

1.Ia mengajak temannya pergi ke kota, tetapi temannya tidak mau, menabur biji atas batu.
2.Di sekolah, ia memberikan nasihat kepada rekan yang tidak pernah mendengarkan, menabur biji atas batu.
3.Saya memberitahu dia bahwa ia harus mengikuti aturan, tetapi dia tidak mau mendengarkan, menabur biji atas batu.
4.Pada pertemuan dengan kepala sekolah, saya mengingatkan aturan yang sudah ada, namun ia tidak mau mendengarkan, menabur biji atas batu.
5.Pernyataan saya tentang pentingnya keseimbangan hidup ditanggapi dengan diam, menabur biji atas batu.

📚 Artikel terkait kata "menabur (menanam) biji atas batu"

Mengenal Kata 'menabur (menanam) biji atas batu' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "menabur (menanam) biji atas batu" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "menabur (menanam) biji atas batu" adalah peribahasa yang sangat populer dalam bahasa Indonesia. Peribahasa ini memiliki makna yang sangat jelas, yaitu "perbuatan yang sia-sia belaka, seperti memberi nasihat kepada orang yang tidak mau mengindahkan". Kata ini memiliki konteks historis dan sosial yang sangat kaya, mungkin karena peribahasa ini merupakan gambaran dari kondisi alam yang sangat keras dan tak berdaya. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering sekali mengalami situasi di mana kita memberikan nasihat atau saran kepada seseorang, tetapi mereka tidak mau mendengarkan. Hal ini dapat membuat kita merasa sia-sia belaka, seperti menabur biji atas batu. Menabur biji atas batu bukanlah cara yang efektif untuk menanam biji, karena biji tidak akan dapat tumbuh atau berkecambah di atas batu. Demikian pula, memberi nasihat kepada orang yang tidak mau mendengarkan tidak akan memiliki hasil yang diharapkan. Contoh penggunaan kata "menabur (menanam) biji atas batu" dapat dilihat dalam beberapa kalimat berikut. "Dia mencoba memberikan saran kepada temannya, tetapi temannya tidak mau mendengarkan, jadi menabur biji atas batu saja." "Dia berusaha mengajarkan anaknya, tetapi anaknya tidak mau belajar, menabur biji atas batu juga." Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering sekali menghadapi situasi di mana kita harus berhadapan dengan orang yang tidak mau mendengarkan. Dalam situasi seperti ini, kita harus dapat mengatasi dengan bijak. Jangan menabur biji atas batu saja, karena hal ini tidak akan memiliki hasil yang diharapkan. Sebaliknya, kita harus mencari cara lain untuk menyelesaikan masalah atau mencapai tujuan. Dengan demikian, kita dapat mencapai hasil yang lebih baik dan tidak sia-sia belaka.