Arti Kata "benang sari" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "benang sari" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

benang sari

sporofil jantan dalam bunga dan merupakan organ yang menghasilkan serbuk sari, umumnya terdiri atas kepala sari dengan atau kadang-kadang tanpa tangkai sari

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "benang sari"

📝 Contoh Penggunaan kata "benang sari" dalam Kalimat

1.Di bunga mawar, benang sari membentuk kepala sari yang menarik perhatian.
2.Tumbuhan hermafrodit memiliki benang sari yang dapat menghasilkan serbuk sari.
3.Ketika berjalan melewati kebun bunga, benang sari berwarna putih menenangkan mata.
4.Dalam ilmu botani, benang sari merupakan organ yang sangat penting untuk reproduksi tumbuhan.
5.Pada bunga anggrek, benang sari menonjol dengan tangkai sari yang panjang dan kuat.

📚 Artikel terkait kata "benang sari"

Mengenal Kata 'benang sari' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Benang Sari" - Inspirasi dan Motivasi

Sejarah dan Makna Umum

Benang sari adalah istilah yang mungkin tidak asing bagi Anda, terutama bagi mereka yang pernah mempelajari biologi atau botani. Dalam arti resmi, benang sari adalah sporofil jantan dalam bunga dan merupakan organ yang menghasilkan serbuk sari. Benang sari ini umumnya terdiri atas kepala sari dengan atau kadang-kadang tanpa tangkai sari. Dalam proses perkembangbiakan tumbuhan, benang sari berperan penting dalam menghasilkan serbuk sari yang akan menempel pada putik untuk proses pembuahan.

Contoh Penggunaan

Benang sari sering dikaitkan dengan proses perkembangbiakan tumbuhan, tetapi penggunaannya juga dapat ditemukan dalam konteks lain. Misalnya, dalam kalimat "Bunga mawar memiliki benang sari yang indah dan menarik", kita melihat bahwa benang sari tidak hanya memiliki makna biologis, tetapi juga dapat digunakan untuk deskripsi estetis. Selain itu, dalam kalimat "Benang sari digunakan sebagai simbol cinta dan kasih sayang", kita melihat bahwa benang sari juga memiliki makna simbolis dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kalimat "Penghijauan di kota dapat meningkatkan kualitas hidup warga dengan menambahkan benang sari yang hijau dan segar", kita melihat bahwa benang sari juga dapat digunakan dalam konteks lingkungan dan kesehatan.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Benang sari memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks lingkungan dan kesehatan. Dengan meningkatkan penggunaan penghijauan di kota, kita dapat menambahkan benang sari yang hijau dan segar untuk meningkatkan kualitas hidup warga. Selain itu, benang sari juga dapat digunakan sebagai simbol cinta dan kasih sayang dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks pendidikan, benang sari juga dapat digunakan sebagai alat pengajar untuk memahami proses perkembangbiakan tumbuhan.