Arti Kata "kiparat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kiparat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kiparat

ki·pa·rat ? kafarat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kiparat"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "kiparat" dalam Kalimat

1.Pengecualian kiparat diberikan oleh imam karena keadaan darurat yang tidak bisa dihindari lagi.
2.Pada masa lalu, kiparat sering diberikan sebagai bentuk penebusan dosa.
3.Kemudian imam menjelaskan bahwa kiparat harus dilaksanakan dengan ritual yang tepat.
4.Sebagai seorang ahli, dia menjelaskan bahwa kiparat adalah hukum yang ada dalam Kitab Suci.
5.Pengakuan dosa dan kiparat adalah dua hal yang harus dilakukan secara bersamaan.

πŸ“š Artikel terkait kata "kiparat"

Mengenal Kata 'kiparat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kiparat" dalam Al-Qur'an

Kata "kiparat" dalam bahasa Indonesia memiliki arti resmi sebagai "kiΒ·parΒ·at, kafarat" dalam konteks Al-Qur'an. Kata ini seringkali disebutkan dalam konteks hukum syariah dan keputusan Allah SWT dalam menanggapi kejahatan manusia. Secara umum, kiparat dapat diartikan sebagai bentuk hukuman atau ganti rugi yang diberikan kepada orang yang melakukan kejahatan atau berbuat dosa. Secara historis, kiparat memiliki makna yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat Islam. Dalam Al-Qur'an, Allah SWT seringkali menetapkan kiparat sebagai hukuman bagi mereka yang melanggar hukum dan perintah-Nya. Contoh-contoh kiparat dapat ditemukan dalam beberapa ayat Al-Qur'an, seperti pada surat Al-Maidah ayat 38 yang menjelaskan bahwa orang yang berzina harus dihukum dengan kiparat. Dalam konteks ini, kiparat dipahami sebagai ganti rugi untuk mengganti harta yang telah dirampas oleh orang tersebut. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "kiparat" masih sering digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, ketika seseorang melakukan kejahatan dan harus menanggung hukuman, maka kata kiparat dapat digunakan untuk menggambarkan hukuman tersebut. Contoh kalimat: "Dia harus menerima kiparat karena melakukan tindakan yang melanggar hukum." Selain itu, kata kiparat juga dapat digunakan dalam konteks keagamaan, seperti ketika seseorang melakukan ibadah dan harus menanggung kiparat sebagai bentuk ganti rugi untuk dosanya. Contoh kalimat: "Dia melakukan kiparat dengan berdonasi kepada orang miskin sebagai bentuk ganti rugi atas dosanya." Dalam budaya Indonesia modern, kata "kiparat" masih relevan dalam kehidupan masyarakat. Dalam beberapa konteks, kiparat dapat diartikan sebagai bentuk hukuman atau ganti rugi untuk mengganti kesalahan yang telah dilakukan. Contoh, ketika seseorang melakukan kejahatan dan harus membayar kiparat kepada korban, maka kata kiparat dapat digunakan untuk menggambarkan jumlah uang yang harus dibayar. Dalam konteks ini, kiparat dipahami sebagai bentuk ganti rugi untuk mengembalikan keadilan bagi korban.