Arti Kata "diminutif" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "diminutif" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

diminutif

di·mi·nu·tif a Ling berhubungan dng bentuk kata dng makna kecil, biasanya dng penambahan sebuah sufiks, msl dl bahasa Belanda tje dl Marietje adalah sufiks diminutif

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "diminutif"

📝 Contoh Penggunaan kata "diminutif" dalam Kalimat

1.Anak itu sedang bermain dengan mainan favoritnya, sebuah boneka kecil yang bernama Minimo.
2.Kita harus berhati-hati dalam berbicara dengan seseorang yang memiliki kelemahan, seperti Pak Minim, yang masih belum terbiasa dengan teknologi canggih.
3.Ibu Minim adalah seorang ibu yang sangat penyayang dan selalu ingin melindungi anak-anaknya dari segala bahaya.
4.Dalam kisah anak itu dan boneka kecilnya, ada sebuah pelajaran yang dapat kita ambil, yaitu bahwa kecil tidak berarti lemah.
5.Saya perlu membeli beberapa buku Minim untuk anak-anak saya, agar mereka dapat menikmati proses belajar dengan lebih menyenangkan.

📚 Artikel terkait kata "diminutif"

Mengenal Kata 'diminutif' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "diminutif" - Rahasia Bahasa yang Menyentuh Hati

Dalam bahasa Indonesia, kata diminutif memiliki makna umum sebagai bentuk kata yang berhubungan dengan makna kecil, biasanya dengan penambahan sebuah sufiks. Dalam sejarah bahasa, kata ini berasal dari bahasa Belanda, di mana sufiks diminutif seperti "tje" dapat menambahkan makna kecil pada kata dasar, seperti "Mari" menjadi "Marietje". Dalam konteks sosial, kata diminutif sering digunakan untuk menunjukkan kelembutan, kasih sayang, atau bahkan ketertarikan pada sesuatu. Penggunaan kata diminutif dalam kalimat alami dapat dijumpai dalam berbagai konteks. Misalnya, "Aku suka diminutif 'anak' menjadi 'anakku' karena membuatku merasa lebih dekat dengan mereka". Dalam kalimat ini, kata "anakku" memiliki makna yang lebih kecil dan lembut dibandingkan dengan kata dasar "anak". Contoh lain adalah "Dia selalu menggunakan diminutif 'kue' menjadi 'kueku' ketika membicarakan tentang kue ulang tahun". Dalam kalimat ini, kata "kueku" memiliki makna yang lebih kecil dan lembut dibandingkan dengan kata dasar "kue". Dalam kehidupan sehari-hari, kata diminutif memiliki relevansi yang signifikan. Dalam budaya Indonesia, kata diminutif sering digunakan untuk menunjukkan kelembutan dan kasih sayang. Misalnya, seseorang dapat menggunakan diminutif "ayah" menjadi "ayahku" ketika berbicara dengan ayah mereka. Dalam konteks ini, kata diminutif dapat membantu meningkatkan kualitas hubungan antara orang tua dan anak. Selain itu, kata diminutif juga dapat digunakan dalam konteks lain, seperti dalam bahasa hiasan atau bahasa percakapan informal.