Arti Kata "kerawit" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kerawit" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kerawit

ke·ra·wit n cacing kecil di dl perut, yg kadang-kadang keluar menempel di dubur; Enterobius vermicularis

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kerawit"

📝 Contoh Penggunaan kata "kerawit" dalam Kalimat

1.Kami mengadakan penyelidikan tentang penyakit kerawit yang menular di sekolah.
2.Ibu saya membawa saya ke dokter karena saya menderita gejala kerawit yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
3.Dalam ilmu biologi, kerawit adalah contoh parasit yang menempel di dubur manusia.
4.Di daerah pedesaan, banyak anak-anak yang menderita kerawit karena tidak menjaga kebersihan tubuh mereka.
5.kerawit adalah contoh hewan yang menunjukkan kemampuan adaptasi untuk hidup di dalam tubuh manusia.

📚 Artikel terkait kata "kerawit"

Mengenal Kata 'kerawit' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kerawit" - Kehidupan Cacing di Dalam Perut

Kata "kerawit" seringkali menjadi pembicaraan yang tidak nyaman di meja makan atau saat berbicara tentang kesehatan. Namun, ada nilai positif yang dapat dipetik dari mengenal kata ini. Kerawit adalah cacing kecil yang dapat menginfeksi perut manusia, terutama pada anak-anak. Cacing ini dapat masuk ke dalam tubuh melalui tangan yang tidak higienis atau makanan yang terkontaminasi. Cacing kerawit adalah salah satu jenis cacing yang paling umum di Indonesia, dan seringkali menjadi penyebab penyakit ginjal pada anak-anak. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk mengingatkan anak-anak tentang pentingnya menjaga kebersihan tangan dan makanan untuk mencegah infeksi cacing kerawit. Dalam beberapa kasus, cacing kerawit dapat keluar dari perut dan menempel di dubur, yang dapat menyebabkan perasaan tidak nyaman dan sakit. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "kerawit" dalam kalimat yang alami: - "Anak saya seringkali mengeluh tentang sakit perut, mungkin karena cacing kerawit." - "Saya harus memastikan anak-anak saya menjaga kebersihan tangan agar tidak terinfeksi cacing kerawit." - "Dokter mengatakan bahwa cacing kerawit adalah penyebab utama penyakit ginjal pada anak-anak." Kata "kerawit" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari Indonesia. Selain menjadi penyebab penyakit, cacing kerawit juga dapat menjadi topik diskusi yang tidak nyaman di meja makan. Namun, dengan mengenal kata "kerawit", kita dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan untuk mencegah infeksi cacing ini.