Arti Kata "telabat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "telabat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

telabat

te·la·bat kl v melangkah maju dng sangat hormat (untuk menghadap raja);
ber·te·la·bat v melakukan telabat: ia ~ di hadapan pejabat tinggi itu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "telabat"

📝 Contoh Penggunaan kata "telabat" dalam Kalimat

1.Di Istana, raja melakukan telabat ke hadapan para pembesar untuk memberikan pidato.
2.Siswa-siswa SMA diharapkan bisa melihat telabat yang dilakukan oleh para tamu kehadapan guru di hari perayaan.
3.Dalam sebuah novel sejarah, tokoh utama melakukan telabat ke hadapan raja untuk memohon ampun atas kesalahannya.
4.Di masa lalu, rakyat biasanya melakukan telabat ke hadapan Sultan ketika menghadap ke istana.
5.Pada hari acara penobatan, para tamu melakukan telabat ke hadapan calon raja dan permaisuri untuk menunjukkan hormat.

📚 Artikel terkait kata "telabat"

Mengenal Kata 'telabat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Telabat" - Menghormati Dengan Langkah yang Lebih

Kata "telabat" memiliki makna yang kaya dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis, kata ini digunakan untuk menggambarkan gerakan maju yang penuh hormat, biasanya ketika menghadap kepada raja atau pejabat tinggi. Pada masa lalu, melakukan telabat dianggap sebagai tanda hormat dan penghormatan yang tinggi. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "telabat" masih dipakai dalam berbagai konteks. Misalnya, ketika bertemu dengan orang tua, kita dapat melakukan telabat sebagai tanda hormat dan kesopanan. Dalam kalimat, kata ini dapat digunakan seperti ini: "Ia melakukan telabat di hadapan pejabat tinggi itu, menunjukkan bahwa ia sangat menghormati kedudukannya." Atau, "Dia melakukan telabat ketika masuk ke dalam ruangan orang tua, menunjukkan bahwa dia sangat menghormati mereka." Kata "telabat" juga relevan dalam kehidupan sehari-hari kita. Dalam budaya Indonesia modern, kita masih menghargai tindakan melakukan telabat sebagai tanda menghormati orang lain. Ini menunjukkan bahwa kita masih mengingatkan nilai-nilai luhur dan hormat yang perlu dipikul dalam kehidupan sehari-hari. Dengan melakukan telabat, kita dapat menunjukkan bahwa kita masih menghargai orang lain dan menghormati mereka, sehingga tercipta suasana yang harmonis dan damai.