Arti Kata "kuk" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kuk" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kuk

1kuk n kayu lengkung yg dipasang di tengkuk kerbau (lembu) untuk menarik bajak (pedati dsb);

2kuk n cara membenamkan atau menekan ke atas tepi pelat atau profil baja sepanjang sambungan keling dng suatu alat agar sambungan tsb kedap air

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kuk"

📝 Contoh Penggunaan kata "kuk" dalam Kalimat

1.Kerjaan petani di sawah dimulai dengan menarik pedati yang dilengkapi dengan kuk.
2.kuk yang rusak membuat kerjaan petani menjadi semakin sulit.
3.Di zaman dahulu, kuk digunakan sebagai alat untuk menarik bajak.
4.Bekerja di ladang sangat melelahkan, terutama saat harus menarik pedati dengan kuk.
5.Pada masa kolonial, cucuk (buku) dijadikan hiasan di atas meja para bangsawan, yang ditempeli dengan kulit yang diukir hingga menyerupai kuk kerbau.

📚 Artikel terkait kata "kuk"

Mengenal Kata 'kuk' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kuk" - Kerajinan Kayu Tradisional

Kata "kuk" seringkali tidak terdengar asing bagi mereka yang pernah melihat atau bahkan memegang kerbau. Dalam konteks historis dan sosial, kata "kuk" merujuk pada kayu lengkung yang dipasang di tengkuk kerbau (lembu) untuk menarik bajak atau pedati. Namun, kata "kuk" memiliki makna yang lebih luas daripada itu, karena juga terkait dengan kerajinan kayu tradisional yang masih lestari hingga saat ini. Kata "kuk" seringkali digunakan dalam konteks kerbau, tetapi sebenarnya memiliki makna yang lebih abstrak.

Contoh Penggunaan Kata "Kuk" dalam Kalimat

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "kuk" seringkali digunakan dalam kalimat yang alami. Misalnya, "Kerbau yang dihiasi dengan kuk kayu berwarna coklat memiliki keanggunan yang tak tertandingi." Dalam kalimat ini, kata "kuk" digunakan untuk menggambarkan kerbau yang memiliki tampilan menarik dan unik. "Pedati yang dipasang dengan kuk kayu berat sangat sulit dibawa." Dalam kalimat ini, kata "kuk" digunakan untuk menggambarkan pedati yang memiliki berat yang sangat besar dan memerlukan kuk kayu untuk menariknya.

Relevansi Kata "Kuk" dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "kuk" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks kerbau dan pedati. Banyak orang masih menggunakannya untuk menarik bajak atau pedati, dan kata "kuk" menjadi bagian penting dari kehidupan mereka. Selain itu, kata "kuk" juga memiliki makna yang lebih luas daripada itu, karena terkait dengan kerajinan kayu tradisional yang masih lestari hingga saat ini.