Arti Kata "jumbul" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "jumbul" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

jumbul

jum·bul a, ber·jum·bul-jum·bul a (dl keadaan) terkatung-katung turun naik; terapung-terapung: apabila air pasang, kura-kura pun ~ pd permukaan air

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "jumbul"

📝 Contoh Penggunaan kata "jumbul" dalam Kalimat

1.Kura-kura terlihat jumbul di permukaan air laut pasang.
2.Perairan sungai terlihat jumbul saat air pasang setiap bulan purnama.
3.Pada musim hujan, air terlihat jumbul dan berwarna keruh.
4.Kura-kura laut seringkali kelihatan jumbul di atas permukaan air laut.
5.Saat air laut sedang pasang, kura-kura terlihat jumbul di atas air.

📚 Artikel terkait kata "jumbul"

Mengenal Kata 'jumbul' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Jumbul" - Gaya Bahasa yang Unik

Kata "jumbul" sering digunakan dalam bahasa sehari-hari untuk menggambarkan keadaan seseorang atau sesuatu yang terkatung-katung turun naik. Dalam konteks historis, kata ini dipengaruhi oleh bahasa daerah seperti bahasa Jawa, yang memiliki makna yang sama. jumbul menjadi bagian dari kebudayaan Indonesia, terutama dalam konteks bahasa sehari-hari. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "jumbul" sering digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang tidak stabil atau tidak menentu. Misalnya, "Dia terlihat jumbul ketika berenang di laut pasang." atau "Kura-kura terlihat jumbul di atas permukaan air." Contoh lainnya adalah "Dia sedang berusaha untuk stabil, tapi terlihat jumbul dalam berbagai situasi." Dalam budaya Indonesia modern, kata "jumbul" juga digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti dalam seni atau musik. Misalnya, "Penyanyi itu memiliki gaya vokal jumbul yang unik." atau "Skenario filmnya punya tema jumbul yang menarik." Dengan demikian, kata "jumbul" menjadi bagian dari kebudayaan Indonesia yang beragam dan dinamis.