Arti Kata "berhati batu" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "berhati batu" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

berhati batu

ber.ha.ti batu tidak berperasaan; tidak menaruh belas kasihan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "berhati batu"

📝 Contoh Penggunaan kata "berhati batu" dalam Kalimat

1.Dia terpaksa menjadi hakim yang berhati batu untuk menghadapi kasus-kasus yang menyakitkan hati.
2.Ia menilai dirinya berhati batu karena tidak bisa menangis ketika melihat gambar-gambar bencana alam.
3.Dia dianggap berhati batu oleh teman-temannya karena tidak pernah menolong mereka dalam kesulitan.
4.Ibu yang berhati batu itu hanya memfokuskan diri pada pekerjaan dan tidak pernah punya waktu untuk keluarga.
5.Penghukum berhati batu ini tidak pernah menunjukkan empati kepada para pelaku kejahatan.

📚 Artikel terkait kata "berhati batu"

Mengenal Kata 'berhati batu' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "berhati batu" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "berhati batu" memiliki makna yang kuat dan khas dalam Bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, "ber.ha.ti batu" berarti tidak berperasaan, tidak menaruh belas kasihan. Kata ini sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak memiliki empati atau tidak peduli dengan penderitaan orang lain. Dalam konteks sejarah, kata "berhati batu" sering digunakan untuk menggambarkan para pelaut dan penjelajah yang harus menghadapi berbagai kesulitan dan bahaya di laut. Mereka harus memiliki mental yang kuat dan tidak dapat menaruh belas kasihan pada musim badai atau keadaan darurat. Dengan kata lain, mereka harus memiliki **hati batu** untuk dapat survive dalam situasi yang penuh risiko. Penggunaan kata "berhati batu" dalam kalimat alami dapat dilihat dari beberapa contoh berikut: - "Dia adalah seorang **berhati batu** yang tidak pernah menaruh belas kasihan pada orang lain." - "Dia harus menjadi **berhati batu** untuk tidak terbawa emosi pada saat harus menghadapi keadaan darurat." - "Dia adalah seorang pelaut yang memiliki **hati batu** dan dapat survive dalam situasi yang penuh risiko." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "berhati batu" memiliki relevansi yang signifikan. Banyak orang yang harus memiliki mental yang kuat dan tidak dapat menaruh belas kasihan pada situasi yang sulit. Contohnya, seorang pekerja yang harus menghadapi tekanan dan stres di tempat kerja, atau seorang pelajar yang harus menghadapi ujian yang sulit. Mereka harus memiliki **hati batu** untuk dapat survive dalam situasi yang penuh tekanan. Dalam budaya Indonesia modern, kata "berhati batu" juga memiliki makna yang kuat. Banyak orang yang harus menghadapi kehidupan yang penuh tantangan dan kesulitan. Mereka harus memiliki mental yang kuat dan tidak dapat menaruh belas kasihan pada situasi yang sulit. Dengan kata lain, mereka harus memiliki **hati batu** untuk dapat survive dalam kehidupan yang penuh tekanan.