Arti Kata "monyong" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "monyong" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

monyong

mo·nyong n kas 1 mulut yg menjorok ke depan (spt mulut anjing); 2 moncong; jungur;
ter·mo·nyong-mo·nyong a cak dl keadaan monyong: sambil terheran-heran dan - ia mendengarkan berita itu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "monyong"

📝 Contoh Penggunaan kata "monyong" dalam Kalimat

1.monyong anjing itu terlihat sangat cerdas dan dapat menerima perintah dengan cepat.
2.Pada dasarnya, monyong adalah bagian tubuh yang sangat penting dalam mengidentifikasi seseorang.
3.Dalam budaya Jawa, monyong digunakan sebagai simbol kecerdasan dan kemampuan berpikir.
4.Anak-anak harus diajarkan untuk menjaga kebersihan monyong mereka dan tidak membiarkan kotoran menempel.
5.Dengan monyong yang terbuka, orang tua dapat mendengarkan dengan lebih baik dan memahami situasi yang terjadi.

📚 Artikel terkait kata "monyong"

Mengenal Kata 'monyong' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "monyong" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "monyong" memiliki makna yang unik dan menarik dalam bahasa Indonesia. Secara umum, monyong merujuk pada mulut yang menjorok ke depan, seperti pada anjing. Namun, dalam konteks sejarah dan budaya, kata ini memiliki makna yang lebih luas. Dalam bahasa Sunda, kata monyong digunakan untuk menggambarkan ekspresi wajah yang heran dan terheran-heran. Dalam konteks ini, monyong bukan hanya sekedar mulut, tetapi juga ekspresi mental dan emosional. Dalam kalimat alami, kata monyong dapat digunakan dengan cara yang kreatif. Misalnya, "Ia mendengarkan berita itu dengan monyong-monyong, tidak percaya apa yang didengarnya." Atau, "Dia melihat seekor anjing dengan mulut monyong, seperti sedang mencari makanan." Contoh lain adalah, "Ia terdengar terheran-heran dan monyong ketika mendengar kabar yang tidak terduga." Dalam kehidupan sehari-hari, kata monyong masih relevan dan digunakan dalam berbagai konteks. Dalam budaya Indonesia modern, monyong sering digunakan untuk menggambarkan ekspresi wajah yang heran atau terheran-heran. Misalnya, "Ia monyong-monyong ketika mendengar berita yang tidak terduga." Atau, "Dia melihat seekor anjing dengan monyong yang lucu." Dalam konteks ini, kata monyong bukan hanya sekedar kata, tetapi juga ekspresi mental dan emosional yang unik dan menarik.