Arti Kata "jewer" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "jewer" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

jewer

je·wer /jéwér/ v, men·je·wer v 1 menarik (memilin) telinga; 2 ki menegur; memperingatkan (kpd bawahan);
je·wer·an n 1 tarikan (pilinan) pd telinga; 2 ki teguran; peringatan (dr pihak atas)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "jewer"

📝 Contoh Penggunaan kata "jewer" dalam Kalimat

1.Dosen menjewer telinga siswa karena tidak sengaja melewatkan pertemuan.
2.Guru agama menjewer muridnya karena tidak mengikuti perintahnya.
3.Pengawas menjewer atasan tentang kesalahan yang dilakukan oleh tim.
4.Dalam budaya Jawa, menjewer digunakan sebagai bentuk penghormatan kepada orang tua.
5.Pengusaha mendelegasikan menjewer kepada asisten karena sibuk dengan pekerjaan lain.

📚 Artikel terkait kata "jewer"

Mengenal Kata 'jewer' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Jewer" - Teguran yang Tepat

Kata "jewer" mungkin tidak familiar bagi beberapa orang, tetapi dalam konteks bahasa Indonesia, kata ini memiliki makna yang jelas dan relevan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam arti resmi, "jewer" memiliki arti sebagai "menarik (memilin) telinga" atau "menegur; memperingatkan (kpd bawahan)". Kata ini juga dapat diartikan sebagai "tarikan (pilinan) pd telinga" atau "teguran; peringatan (dr pihak atas)".

Contoh Penggunaan Kata "Jewer" dalam Kalimat

"Si bapak menjewer anaknya dengan keras karena tidak mengikuti perintahnya." Dalam kalimat ini, kata "jewer" digunakan untuk menggambarkan aksi bapak yang menegur anaknya dengan keras. Contoh lain, "Dia merasa tidak nyaman karena dijewer oleh atasan karena tidak menyelesaikan tugasnya tepat waktu." Dalam contoh ini, kata "jewer" digunakan untuk menggambarkan aksi atasan yang menegur karyawannya dengan peringatan.

Relevansi Kata "Jewer" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "jewer" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks keluarga dan kerja. Dalam keluarga, kata "jewer" digunakan untuk menggambarkan aksi orang tua yang menegur anaknya karena tidak mengikuti perintahnya. Sementara itu, dalam konteks kerja, kata "jewer" digunakan untuk menggambarkan aksi atasan yang menegur karyawannya karena tidak menyelesaikan tugasnya tepat waktu. Dalam budaya Indonesia, kata "jewer" juga digunakan sebagai istilah yang lebih kasar untuk menggambarkan aksi seseorang yang menegur atau memperingatkan seseorang dengan cara yang lebih keras.