Arti Kata "silikosis" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "silikosis" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

silikosis

si·li·ko·sis n Dok penyakit paru-paru akibat terhirupnya debu batuan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "silikosis"

📝 Contoh Penggunaan kata "silikosis" dalam Kalimat

1.silikosis adalah penyakit yang sangat berbahaya bagi buruh tambang yang tidak memakai perlengkapan keselamatan.
2.Kementerian Kesehatan meluncurkan program khusus untuk mencegah penyebaran silikosis di seluruh Indonesia.
3.Penelitian menunjukkan bahwa silikosis dapat diobati dengan melakukan perawatan intensif di rumah sakit.
4.Pengusaha harus bertanggung jawab atas keselamatan karyawan mereka untuk mencegah silikosis dan penyakit lainnya.
5.Pengangkutan debu batuan yang tidak aman dapat menyebabkan silikosis dan bahkan menyebabkan kematian.

📚 Artikel terkait kata "silikosis"

Mengenal Kata 'silikosis' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Silikosis" - Penyakit Paru-Paru yang Mengancam

Silikosis adalah penyakit paru-paru yang diakibatkan oleh terhirupnya debu batuan, terutama silika. Penyakit ini sudah dikenal sejak awal abad ke-19, ketika pekerja di industri garam dan tambang batu bara di Inggris dan Amerika Serikat mulai mengalami gejala silikosis. Pada masa itu, pekerja tidak memiliki pelindung pernapasan yang memadai, sehingga mereka terpapar debu silika yang berbahaya. Silikosis dapat menyebabkan peradangan pada paru-paru, yang dapat menyebabkan penurunan kemampuan paru-paru dan bahkan kematian. Oleh karena itu, sangat penting bagi pekerja yang bekerja di lingkungan yang berbahaya seperti tambang, garam, dan industri konstruksi untuk menggunakan perlengkapan pelindung pernapasan yang memadai. Selain itu, perusahaan juga harus memastikan bahwa lingkungan kerja mereka aman dan tidak mengancam kesehatan pekerja. Silikosis bukanlah penyakit baru di Indonesia. Banyak pekerja di industri tambang, garam, dan konstruksi yang telah terpapar debu silika dan mengalami gejala silikosis. Oleh karena itu, penting bagi pekerja dan perusahaan untuk memahami risiko silikosis dan mengambil tindakan untuk mencegahnya. Dengan demikian, kita dapat mencegah terjadinya penyakit paru-paru yang dapat menyebabkan kematian.