Arti Kata "seliwer" Menurut KBBI
Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "seliwer" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
seliwer
se·li·wer, (ber·)se·li·wer·an v berjalan kian kemari; berjalan mondar-mandir (bolak-balik)
Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "seliwer"
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "seliwer"
📝 Contoh Penggunaan kata "seliwer" dalam Kalimat
1.Saya dan teman saya berseleiwer di taman untuk sambil berbicara.
2.Ketika berbicara, pria itu berseleiwer di antara ruang dan pintu.
3.Pada hari itu, anak-anak berseleiwer di halaman sekolah dengan gembira.
4.Karena hujan, dia harus berseleiwer di antara bangunan gedung untuk mencari tempat kering.
5.Pada pertunjukan teater, para pelaku berseleiwer di panggung untuk memperkuat dialog.
📚 Artikel terkait kata "seliwer"
Mengenal Kata 'seliwer' - Inspirasi dan Motivasi
Mengenal Kata "seliwer" - Inspirasi dan Motivasi
Kata "seliwer" memiliki makna yang cukup unik dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis dan sosial, kata ini digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang berjalan kian kemari atau mondar-mandir (bolak-balik). Perilaku ini seringkali terlihat pada seseorang yang tidak tahu harus ke mana atau tidak memiliki tujuan yang jelas. Kata "seliwer" dalam Konteks Sehari-hariDalam kehidupan sehari-hari, kata "seliwer" seringkali digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang tidak fokus atau tidak memiliki tujuan yang jelas. Misalnya, "Ia telah seliwer di pasar selama satu jam tanpa membeli apa-apa." Atau, "Dia telah seliwer di jalan selama dua jam tanpa menemukan apa yang dicari." Contoh-contoh ini menunjukkan bahwa kata "seliwer" dapat digunakan untuk menggambarkan perilaku yang tidak efektif atau tidak produktif. Relevansi Kata "seliwer" dalam Budaya Indonesia Modern
Kata "seliwer" juga memiliki relevansi dalam budaya Indonesia modern. Dalam era digital, kita seringkali merasa terombang-ambing oleh berbagai informasi yang tersedia. Hal ini dapat menyebabkan kita seliwer dalam mencari jawaban atau solusi yang tepat. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memiliki kemampuan untuk fokus dan memiliki tujuan yang jelas dalam mencapai kesuksesan. Dengan demikian, kita dapat menghindari perilaku seliwer dan mencapai kesuksesan yang lebih baik.