Arti Kata "saleh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "saleh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

saleh

1sa·leh /saléh/ a 1 taat dan sungguh-sungguh menjalankan ibadah; 2 suci dan beriman: mudah-mudahan ia akan menjadi anak yg --;
ke·sa·leh·an n ketaatan (kepatuhan) dl menjalankan ibadah; kesungguhan menunaikan ajaran agama: -nya tercermin pd sikap hidupnya

2sa·leh /saléh/ ark v 1 datang: silakan Tuanku -- kembali esok pagi; 2 pergi: -- berlancang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "saleh"

📝 Contoh Penggunaan kata "saleh" dalam Kalimat

1.Ibu mendorong anaknya untuk menjadi anak yang saleh dan berbakti kepada orang tua.
2.Pendidikan agama mencakup pelajaran tentang menjadi saleh dan beriman sejak dini.
3.Di rumah, ayah selalu mengingatkan anaknya untuk selalu saleh dan tidak berbohong.
4.Sebagai seorang pendidik, dia berharap muridnya menjadi anak yang saleh dan sukses di masa depan.
5.Dalam agama, konsep saleh berarti memiliki kepatuhan dan kesungguhan dalam menjalankan ibadah dan ajaran agama.

📚 Artikel terkait kata "saleh"

Mengenal Kata 'saleh' - Inspirasi dan Motivasi

Makna dan Konteks Kata Saleh di Masyarakat Indonesia

Kata saleh memiliki makna yang sangat penting dalam bahasa Indonesia, khususnya dalam konteks agama dan kehidupan sehari-hari. Dalam arti resmi, saleh bermakna taat dan sungguh-sungguh menjalankan ibadah, serta suci dan beriman. Sejarah kata saleh sendiri berasal dari bahasa Arab, yang memiliki konotasi positif dan mengandung makna yang agung. Dalam kehidupan sehari-hari, kata saleh sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki perilaku yang baik dan patuh terhadap ajaran agama. Misalnya, "Ia adalah seorang anak yang saleh dan selalu menjalankan ibadah dengan sungguh-sungguh." Atau, "Ketua komunitas kami sangat saleh dalam menangani masalah sosial di daerah kami." Kata saleh juga memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, dalam konteks pendidikan, anak-anak diajarkan untuk menjadi saleh dan patuh terhadap ajaran agama. Dalam konteks sosial, komunitas dan masyarakat juga berharap agar individu dapat menjadi saleh dan memiliki perilaku yang baik. Dengan demikian, kata saleh tidak hanya memiliki makna yang positif, tetapi juga memiliki kontribusi yang signifikan dalam membentuk karakter dan perilaku seseorang.