Arti Kata "suwita" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "suwita" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

suwita

su·wi·ta n sistem hubungan pelindung dng yg dilindungi dl masyarakat Jawa; paternalisme Jawa

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "suwita"

📝 Contoh Penggunaan kata "suwita" dalam Kalimat

1.Sistem suwita yang ada di masyarakat Jawa masih memengaruhi perilaku masyarakat.
2.Dalam budaya Jawa, suwita dianggap sebagai simbol kekuasaan dan kemampuan.
3.Anak-anak disuruh menghormati dan taat pada suwita sebagai tanda rasa hormat.
4.Pengusaha suwita yang masih beroperasi di Indonesia harus menyesuaikan diri dengan regulasi baru.
5.Dalam budaya Jawa, suwita dianggap sebagai simbol kekuasaan karena masih dipercaya untuk menentukan kehidupan anak.

📚 Artikel terkait kata "suwita"

Mengenal Kata 'suwita' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Suwita" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "suwita" memiliki makna yang kaya di dalam bahasa Indonesia, terutama dalam konteks budaya Jawa. Dalam arti resmi, suwita merujuk pada sistem hubungan pelindung yang diberikan kepada yang dilindungi di masyarakat Jawa, atau yang dikenal sebagai paternalisme Jawa. Konsep ini telah ada sejak zaman dulu, ketika keluarga dan masyarakat memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan dan dukungan kepada anggota keluarga dan komunitas. Dalam kehidupan sehari-hari, suwita masih memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, ketika seorang anak masih belajar di sekolah, orang tua seringkali memberikan dukungan dan perlindungan agar anak tersebut dapat belajar dengan baik dan tidak merasa kesulitan. Dalam konteks lain, suwita juga dapat dilihat dalam hubungan antara atasan dan bawahan di tempat kerja, di mana atasan memberikan dukungan dan perlindungan kepada bawahan agar dapat bekerja dengan baik dan efisien. Contoh lainnya adalah ketika seorang komunitas memberikan bantuan dan dukungan kepada anggota komunitas yang membutuhkan, seperti saat ada bencana alam atau kesulitan ekonomi. Dalam budaya Indonesia modern, suwita masih memiliki peran penting dalam membentuk relasi sosial dan komunitas. Dalam era digital, suwita dapat dilihat dalam bentuk dukungan dan perlindungan yang diberikan oleh komunitas online kepada anggota komunitas yang membutuhkan. Oleh karena itu, suwita bukan hanya merupakan konsep budaya Jawa, tetapi juga merupakan inspirasi dan motivasi untuk kita semua dalam membentuk relasi sosial yang lebih harmonis dan bermakna.