Arti Kata "perit" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "perit" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

perit

1pe·rit a perih; pedih

2pe·rit n burung kecil, paling panjang 12 cm, hidup berkelompok di pohon rendah dan semak dekat sawah, berbulu merah kecokelat-cokelatan, dng bulu leher hitam, pemakan biji-bijian, kadang-kadang makan serangga

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "perit"

📝 Contoh Penggunaan kata "perit" dalam Kalimat

1.Dalam suasana yang perit malam, dia tidak bisa tidur karena pikiran yang terus bermunculan.
2.Dia sangat sedih saat melihat kematian ayahnya yang terjadi dengan perit dan mendadak.
3.Pengalaman mengalami kecelakaan lalu lintas membuatnya lebih berhati-hati dan menghindari situasi yang mungkin membahayakan dengan perit.
4.Pada saat itu, udara yang perit dan lembap membuatnya merasa tidak nyaman dan tidak ingin keluar rumah.
5.Kondisi lingkungan yang perit dan berdebu membuat anak-anak di daerah itu mudah terganggu kesehatannya.

📚 Artikel terkait kata "perit"

Mengenal Kata 'perit' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "perit" - Makna dan Penggunaan yang Tepat

Kata "perit" dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang sangat spesifik, yaitu perih atau pedih. Kata ini telah digunakan dalam bahasa Indonesia sejak zaman kuno dan masih relevan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks historis, kata perit sering digunakan untuk menggambarkan perasaan yang tidak nyaman atau menyakitkan, seperti rasa sakit atau perih yang diakibatkan oleh luka atau penyakit. Dalam penggunaan sehari-hari, kata perit sering digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, ketika seseorang mengalami perit pada gigi karena sakit gigi, mereka akan mengatakan bahwa mereka merasa sangat perit. Atau, ketika seseorang makan makanan yang pedas, mereka akan mengatakan bahwa makanan tersebut terlalu perit untuk mereka. Selain itu, kata perit juga digunakan dalam konteks budaya dan tradisional. Misalnya, dalam tradisi Jawa, kata perit digunakan untuk menggambarkan perasaan yang tidak nyaman atau menyakitkan yang diakibatkan oleh peristiwa yang tidak diinginkan. Dalam konteks ini, kata perit menjadi bagian dari bahasa dan budaya Jawa yang kaya dan kompleks. Dalam kehidupan sehari-hari, kata perit sangat relevan dalam menggambarkan perasaan yang tidak nyaman atau menyakitkan. Dengan memahami makna dan penggunaan kata perit yang tepat, kita dapat lebih mudah berkomunikasi dan mengungkapkan perasaan kita dengan jelas dan efektif.

Kata yang Mirip

peritoneum, peritonitis