Arti Kata "kepiat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kepiat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kepiat

ke·pi·at n ampas nyiur yg diparut (sesudah diperas); ampas kelapa

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kepiat"

📝 Contoh Penggunaan kata "kepiat" dalam Kalimat

1.Pengolahan kepiat kelapa sangat penting dalam industri minyak kelapa.
2.Di pasar, penjual makanan menawarkan pancake dengan topping kepiat renyah.
3.Pada pertanian, kepiat digunakan sebagai bahan utama pembuatan sabun alami.
4.Proses mengolah kepiat menjadi minyak kelapa tidaklah sulit.
5.Para ahli makanan menyarankan penggunaan kepiat sebagai bahan dasar minyak masak yang sehat.

📚 Artikel terkait kata "kepiat"

Mengenal Kata 'kepiat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kepiat" - Inspirasi dari Budaya Tradisional

Kata "kepiat" mungkin tidak terdengar familiar bagi banyak orang, terutama bagi generasi muda. Namun, di balik maknanya yang sederhana, kata ini memiliki sejarah yang panjang dan relevansi yang signifikan dalam budaya Indonesia modern. Kepiat adalah ampas nyiur yang diparut setelah diperas, serta ampas kelapa, yang digunakan dalam berbagai bidang, mulai dari industri hingga kehidupan sehari-hari. Dalam konteks sejarah, kepiat digunakan sebagai bahan dasar untuk membuat berbagai produk, seperti sabun, kertas, dan bahkan makanan. Di masa lalu, kepiat juga dijadikan sebagai sumber energi, terutama bagi masyarakat pedesaan yang tidak memiliki akses ke sumber daya lainnya. Dalam penggunaan sehari-hari, kepiat masih digunakan sebagai bahan dasar untuk membuat bumbu dan rempah-rempah. Misalnya, ketika membuat sambal goreng, kita mungkin menggunakan kepiat sebagai bahan dasar untuk membuat bumbu. Atau, ketika membuat minyak kelapa, kita harus memanaskan kepiat terlebih dahulu sebelum menambahkan kelapa. Dalam kedua contoh tersebut, kepiat berperan sebagai komponen penting dalam proses pembuatan produk yang unik dan lezat. Dalam budaya Indonesia modern, kepiat masih memiliki relevansi yang signifikan. Banyak dari kita masih menggunakan kepiat dalam berbagai bidang, mulai dari industri hingga kehidupan sehari-hari. Selain itu, kepiat juga menjadi inspirasi bagi para seniman dan desainer yang ingin menciptakan produk yang unik dan berkelanjutan. Dengan demikian, kepiat tidak hanya sebagai kata yang sederhana, tetapi juga sebagai simbol kearifan lokal yang perlu dilestarikan.