Arti Kata "jelijih" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "jelijih" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

jelijih

je·li·jih Mk n air liur;
men·je·li·jih v keluar air liur

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "jelijih"

📝 Contoh Penggunaan kata "jelijih" dalam Kalimat

1.Kerjaan ibu memasak menjadi semakin sulit karena anak kecilnya yang selalu menjelejidih di meja dapur.
2.Ibu sangat lelah karena selama seminggu terakhir ini anaknya terus-menerus menjelejidih di sekolah.
3.Dalam novel itu, tokoh utama menjelejidih saat melihat kekasihnya yang telah meninggalkannya.
4.Di sekolah, guru mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dengan cara tidak menjelejidih terlalu sering.
5.Pasien harus segera dirawat karena ia terus-menerus menjelejidih dan sulit bernapas.

📚 Artikel terkait kata "jelijih"

Mengenal Kata 'jelijih' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Jelijih" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "jelijih" mungkin tidak banyak diketahui oleh masyarakat umum, namun dalam kamus bahasa Indonesia, kata ini memiliki makna yang spesifik. Jelijih adalah kata benda yang berarti air liur, sedangkan dalam arti kata, jelijih berarti keluar air liur. Kata ini memang tidak banyak digunakan dalam percakapan sehari-hari, namun memiliki konteks historis dan sosial yang menarik. Kata jelijih telah ada sejak zaman kolonial Belanda, ketika masyarakat Indonesia masih menggunakan kata-kata bahasa Belanda untuk menggambarkan fenomena alam. Dalam beberapa bahasa daerah, seperti bahasa Sunda, kata jelijih digunakan untuk menggambarkan air liur yang keluar dari mulut ketika seseorang sedang menginjak makanan yang pedas atau asam. Dalam konteks budaya, kata jelijih dapat menjadi simbol kegembiraan dan kesenangan, seperti ketika seseorang menikmati makanan yang lezat. Jelijih juga dapat digunakan dalam kalimat yang alami, seperti: "Saya merasa jelijih ketika saya melihat makanan favorit saya." atau "Dia mengeluarkan jelijih ketika dia makan buah yang pedas." Contoh lainnya adalah: "Ketika saya melihat anak kecil yang sedang menikmati es krim, saya juga merasa jelijih karena melihat kesenangan mereka." Dalam kehidupan sehari-hari, kata jelijih dapat menjadi inspirasi bagi kita untuk menikmati makanan yang lezat dan menemukan kesenangan dalam hal-hal kecil. Dengan demikian, kita dapat menghargai keberagaman budaya dan menghormati kata-kata bahasa yang telah digunakan oleh orang-orang sebelum kita.