Arti Kata "isobron" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "isobron" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

isobron

isob·ron n Met 1 garis pd peta yg menghubungkan tempat yg dapat didengar bunyi guntur pd waktu yg sama; 2 garis pd peta yg menghubungkan tempat yg mempunyai jumlah bunyi guntur yg sama dl satu periode

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "isobron"

📝 Contoh Penggunaan kata "isobron" dalam Kalimat

1.isobron pada peta cuaca membantu memprediksi kejadian badai.
2.Ilmu meteorologi menggunakan isobron untuk menganalisis pola cuaca.
3.Seorang petugas cuaca menggambar isobron untuk memperkirakan kemungkinan hujan.
4.Pada peta topografi, isobron menunjukkan titik-titik yang sama-sama terdengar guntur.
5.Para ilmuwan menggunakan isobron untuk memahami pola alam yang kompleks.

📚 Artikel terkait kata "isobron"

Mengenal Kata 'isobron' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Isobron" - Peta Alam yang Menggambarkan Guntur

Makna Umum dan Konteks Historis

Kata "isobron" berasal dari bahasa Yunani, yaitu "isob" yang berarti "sama" dan "bronos" yang berarti "suara". Oleh karena itu, kata "isobron" dapat diartikan sebagai garis pada peta yang menghubungkan tempat-tempat yang dapat didengar bunyi guntur pada waktu yang sama. Konsep ini telah digunakan sejak zaman dulu untuk membantu para ilmuwan memahami sifat-sifat alam, terutama peristiwa guntur.

Contoh Penggunaan Kata "Isobron"

Garis isobron dapat digunakan untuk menunjukkan lokasi-lokasi yang berpotensi mengalami guntur. Misalnya, jika kita melihat peta yang menunjukkan garis isobron pada waktu 14.00 WIB, maka kita dapat mengetahui bahwa lokasi-lokasi yang terletak di atas garis tersebut berpotensi mengalami guntur pada pukul 14.00 WIB. Contoh lain, garis isobron dapat digunakan untuk menunjukkan jumlah guntur yang terjadi dalam satu periode. Jika kita melihat peta yang menunjukkan garis isobron dengan kode 50, maka kita dapat mengetahui bahwa lokasi-lokasi yang terletak di atas garis tersebut mengalami guntur sebanyak 50 kali dalam satu periode.

Relevansi Isobron dalam Kehidupan Sehari-Hari

Peta isobron tidak hanya berguna untuk para ilmuwan, tetapi juga dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, jika kita ingin memahami potensi bencana alam seperti guntur, maka peta isobron dapat digunakan sebagai referensi. Selain itu, peta isobron juga dapat digunakan untuk membantu kita memahami sifat-sifat alam dan cara mengatasi peristiwa-peristiwa alam yang tidak terduga.