Arti Kata "isoflor" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "isoflor" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

isoflor

iso·flor n Geo garis pd peta yg menghubungkan tempat yg mempunyai flora yg sama

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "isoflor"

📝 Contoh Penggunaan kata "isoflor" dalam Kalimat

1.isoflor antara kedua pulau ini sangat penting untuk memahami ekosistemnya.
2.Para peneliti melakukan survei di daerah isoflor untuk mengidentifikasi jenis vegetasi yang ada.
3.Dalam peta geologi, isoflor membantu kita memahami pola perubahan iklim di masa lalu.
4.Berdasarkan data isoflor, para ahli memprediksi bahwa suhu bumi akan terus meningkat.
5.Pada perjalanan kami ke hutan hujan, kami menemukan isoflor yang menandakan adanya perubahan ekosistem.

📚 Artikel terkait kata "isoflor"

Mengenal Kata 'isoflor' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Isoflor" - Inspirasi dari Alam

Sejarah dan Makna Umum

Isoflor adalah kata yang digunakan dalam geografi untuk menggambarkan garis yang menghubungkan tempat-tempat yang memiliki flora yang sama. Kata ini berasal dari bahasa Yunani, yaitu "isos" yang berarti "sama" dan "flor" yang berarti "bunga". Oleh karena itu, isoflor dapat diartikan sebagai garis yang menghubungkan tempat-tempat yang memiliki keanekaragaman hayati yang sama. Dalam konteks historis, isoflor sering digunakan untuk mempelajari distribusi flora di berbagai wilayah dan untuk menemukan pola-pola yang sama dalam keanekaragaman hayati. Dengan demikian, isoflor dapat memberikan informasi yang berharga tentang sejarah alam dan perubahan lingkungan.

Contoh Penggunaan

Isoflor dapat digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam penelitian geologi, biologi, dan ekologi. Misalnya, jika kita ingin mengetahui tentang distribusi tanaman tertentu di suatu wilayah, kita dapat menggunakan isoflor untuk mengidentifikasi tempat-tempat yang memiliki keanekaragaman hayati yang sama. Contoh kalimat yang menggunakan kata isoflor adalah: "Berdasarkan isoflor, kita dapat melihat bahwa tanaman bambu hanya ditemukan di beberapa wilayah di Indonesia."

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Isoflor tidak hanya memiliki relevansi dalam penelitian geologi dan biologi, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, jika kita ingin memilih lokasi wisata alam yang memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi, kita dapat menggunakan isoflor untuk menemukan lokasi yang tepat. Dengan demikian, kita dapat menikmati keindahan alam dan menjaga keanekaragaman hayati. Dalam budaya Indonesia modern, isoflor juga memiliki relevansi dalam pelestarian lingkungan. Dengan memahami distribusi flora dan fauna di berbagai wilayah, kita dapat mengambil tindakan untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan menghindari perubahan lingkungan yang tidak diinginkan.