Arti Kata "buah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "buah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

buah

bu·ah n 1 bagian tumbuhan yg berasal dr bunga atau putik (biasanya berbiji): pohon mangga itu banyak -- nya; 2 kata penggolong bermacam-macam benda: dua -- kapal; se -- negeri; dua -- rencana; 3 pokok; bahan: -- percakapan; 4 hasil: -- jerih payahnya kini dapat dinikmati oleh keturunannya;
-- manis berulat di dalamnya, pb perkataan yg manis-manis biasanya mengandung maksud yg kurang baik; sebab -- dikenal pohonnya, pb dr perbuatan atau perangai seseorang dapat diketahui asalnya;
-- atep Jk buah enau yg sudah dikupas; kolang-kaling; -- baju kancing baju; -- beraksa anak timbangan (yg dipakai pd masa lalu); -- berembang 1 buah pohon berembang; 2 bulatan pd puncak tiang; -- betis daging di belakang tulang kering yg ada di antara lutut dan telapak kaki; jantung betis; perut betis; -- bibir yg selalu menjadi bahan sebutan (pembicaraan) orang; -- cakap buah tutur; -- catur anak catur spt bidak, kuda, gajah, dan benteng; -- congklak biji-bijian (kulit lokan dsb) yg dipakai dl permainan congklak; -- dacin batu (anak) dacing (yg dipakai untuk menimbang); anak timbangan; -- dada susu wanita; payudara; -- dam keping untuk bermain dam; -- hati 1 jantung hati; 2 kekasih yg tercinta; -- hidup buah yg masih segar; -- kacapuri buah kecil di dl buah yg biasa (msl jeruk bali atau jeruk pandan); -- kalam buah pena; -- kaleng buah yg diawetkan dl kaleng; -- karya hasil karya, ciptaan (tt puisi, prosa, dsb); -- keras biji yg agak besar dan keras spt kemiri; -- kering buah yg dikeringkan; -- kesenian hasil kesenian; -- khuldi buah larangan yg dimakan Nabi Adam dan Siti Hawa di taman Firdaus; -- lemuran lerak; -- lengan otot besar pd lengan atas; -- mata 1 biji mata; 2 kekasih yg tercinta; -- meja buah yg disediakan untuk dimakan setelah makan, berupa buah masak tanpa diolah; -- mimpi barang apa yg dimimpikan; -- mulut 1 yg menjadi bahan sebutan (pembicaraan) orang; 2 buah bibir; -- pantat daging pd kiri kanan pelepasan; -- pelir bola-bola isi kantung kemaluan laki-laki; buah zakar; -- pembicaraan 1 yg menjadi pokok pembicaran; 2 yg menjadi sebutan orang; 3 hasil pembicaraan; -- pena karangan; karya tulis (hasil karang-mengarang); -- percakapan buah pembicaraan; -- perut Mk orang-orang yg menjadi anggota suatu suku (anak cucu turun-temurun dr nenek perempuan); -- pikiran pendapat; -- pinggang ginjal; -- polongan buah-buah berkeping dua (spt kacang tanah); -- punggung buah pinggang; -- raga bola yg dibuat dr anyaman rotan; -- sabun buah lerak, Sapindus rarak; -- sulung buah permulaan (pertama-tama); -- tangan 1 hasil pekerjaan; 2 barang yg dibawa dr bepergian; oleh-oleh; -- telang bunga yg biru warnanya dr tumbuhan merambat; Clitoria; -- tempurung tumbuhan yg buahnya berwarna hijau; buah avokad; Persea americana; -- tin buah-buahan dl kaleng; -- tufah buah apel; -- tutur yg menjadi bahan sebut-sebutan (pembicaraan) orang; buah mulut; -- undi dadu;
be·bu·ah·an n pelbagai macam buah;
ber·bu·ah v ada buahnya: pohon kelapa itu belum -;
pisang tidak - dua kali, pb
nasib baik biasanya hanya ditemui satu kali;
mem·bu·ahi v Bio mencampurkan inti sel jantan dan inti sel betina;
mem·bu·ah·kan v mendatangkan buah; menghasilkan; mengakibatkan: usahanya yg tekun - hasil yg bermanfaat bagi umat manusia;
bu·ah-bu·ah·an n 1 buah tiruan; 2 berbagai-bagai buah; bangsa buah;
per·bu·a·han n segala hal yg berhubungan dng buah: para pakar di bidang - harus membimbing para petani agar mereka bisa bertani buah dng teknologi modern;
pem·bu·ah·an n Bio 1 perihal (proses) membuahi; 2 perihal bercampurnya inti sel jantan dan inti sel betina; perpaduan sepasang sel kelamin jantan dan betina dan menjadi permulaan dr perkembangan suatu embrio

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "buah"

📝 Contoh Penggunaan kata "buah" dalam Kalimat

1.Pohon mangga itu banyak buahnya dan sering dimakan oleh warga setempat.
2.Saya suka membeli buah-buahan dari pasar karena rasanya sangat segar dan enak.
3.Pembicaraan tentang ekonomi adalah salah satu contoh buah tutur yang sering dibicarakan dalam seminar nasional.
4.Pengusaha sukses seperti Steve Jobs adalah contoh buah enau yang sudah dikupas dan siap untuk dipasarkan.
5.Saya sangat senang menikmati buah jeruk yang manis dan berair setelah memasaknya dengan cara yang tepat.

📚 Artikel terkait kata "buah"

Mengenal Kata 'buah' - Inspirasi dan Motivasi

Arti dan Makna Kata "Buah"

Kata "buah" memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Secara umum, "buah" merujuk pada bagian tumbuhan yang berasal dari bunga atau putik, yang biasanya berbiji. Namun, kata ini juga dapat digunakan sebagai kata penggolong untuk benda-benda lain, seperti kapal, negeri, atau rencana. Sejarah kata "buah" dalam bahasa Indonesia dapat ditelusuri kembali ke zaman kuno, ketika kata ini digunakan untuk menggambarkan hasil dari pertanian dan perkebunan. Dalam konteks ini, "buah" merujuk pada hasil panen yang dapat dikonsumsi, seperti buah-buahan, sayuran, atau biji-bijian. Pada masa kolonial, kata "buah" juga digunakan untuk menggambarkan objek-objek yang tidak dapat dikonsumsi, seperti kapal atau negeri.

Penggunaan Kata "Buah" dalam Kalimat

Kata "buah" dapat digunakan dalam berbagai kalimat yang alami. Contohnya, "Pohon mangga itu banyak buahnya" atau "Dia membeli beberapa buah jeruk untuk dibawa pulang". Dalam kalimat-kalimat ini, kata "buah" digunakan untuk menggambarkan hasil dari pertanian atau perkebunan.

Relevansi Kata "Buah" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "buah" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. Dalam budaya Indonesia, "buah" sering digunakan untuk menggambarkan hasil dari pekerjaan atau usaha seseorang. Contohnya, "Buah jerih payahnya kini dapat dinikmati oleh keturunannya" atau "Dia bekerja keras untuk mendapatkan buah dari pekerjaannya". Dalam konteks ini, kata "buah" digunakan untuk menggambarkan hasil yang positif dan berarti. Selain itu, kata "buah" juga digunakan dalam kata-kata yang lebih umum, seperti "buah cakap" (pembicaraan) atau "buah tutur" (kata-kata yang manis-manis). Dalam konteks ini, kata "buah" digunakan untuk menggambarkan suatu konsep yang lebih abstrak dan tidak dapat dipegang dengan tangan. Dalam keseluruhan, kata "buah" memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dari penggunaannya dalam kalimat-kalimat yang alami hingga relevansinya dalam kehidupan sehari-hari, kata "buah" tetap menjadi salah satu kata yang paling penting dan sering digunakan dalam bahasa Indonesia.