Arti Kata "kojoh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kojoh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kojoh

ko·joh a Tan penuh berisi air (tt sawah); digenangi air; sebak

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kojoh"

📝 Contoh Penggunaan kata "kojoh" dalam Kalimat

1.Sawah itu sudah kenyang, jadi kita harus menunggu hujan untuk menggenangi lahan tersebut.
2.Penduduk desa mengharapkan hujan yang memadai untuk menggenangi sawahnya.
3.Pendapat ahli menunjukkan bahwa lahan yang digenangi air akan menghasilkan tanaman yang lebih baik.
4.Sawah di pedesaan yang sudah kenyang harus digenangi air untuk mengembangkan tanaman.
5.Para petani di desa telah menunda waktu panen karena sawah yang digenangi air tidak terlalu siap dipanen.

📚 Artikel terkait kata "kojoh"

Mengenal Kata 'kojoh' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kojoh" - Makna dan Penggunaan yang Tepat

Kata "kojoh" sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan kondisi sawah yang penuh berisi air. Makna umum dari kata ini adalah sawah yang digenangi air atau berisi air. Dalam konteks historis, kata "kojoh" sering digunakan oleh masyarakat pedalaman untuk menggambarkan kondisi irigasi sawah yang efektif. Mereka menggunakan kata ini untuk menggambarkan sawah yang cukup air untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar kata "kojoh" digunakan dalam kalimat yang alami. Misalnya, "Sawah itu sudah menjadi kojoh karena hujan deras kemarin." Atau, "Petani harus menguras air dari sawah kojoh agar tanaman tidak tersengat." Kata ini juga sering digunakan dalam konteks budaya, seperti dalam lagu-lagu tradisional atau cerita rakyat. Misalnya, "Ketika musim kemarau, sawah kojoh menjadi tempat yang indah." Dalam kehidupan modern, kata "kojoh" masih relevan dalam beberapa konteks. Misalnya, dalam konteks irigasi, kata ini digunakan untuk menggambarkan sistem irigasi yang efektif. Atau, dalam konteks pertanian, kata ini digunakan untuk menggambarkan kondisi sawah yang siap ditanami. Dengan demikian, kata "kojoh" masih menjadi kata yang penting dalam bahasa Indonesia, terutama dalam konteks budaya dan pertanian.