Arti Kata "fabel" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "fabel" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

fabel

fa·bel n Sas cerita yg menggambarkan watak dan budi manusia yg pelakunya diperankan oleh binatang (berisi pendidikan moral dan budi pekerti): kancil merupakan tokoh utama dl -- Indonesia yg berperan sbg manusia yg cerdik

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "fabel"

📝 Contoh Penggunaan kata "fabel" dalam Kalimat

1.fabel merupakan genre sastra yang menggambarkan watak manusia melalui binatang.
2.Kisah fabel kancil dan gajah membantu anak-anak memahami nilai-nilai moral.
3.Karya sastra fabel seperti "Kancil dan Buaya" sangat populer di kalangan remaja.
4.Dalam pendidikan, fabel digunakan sebagai alat bantu untuk memberikan pelajaran moral.
5.fabel membantu kita memahami watak dan perilaku manusia yang kompleks dan beragam.

📚 Artikel terkait kata "fabel"

Mengenal Kata 'fabel' - Inspirasi dan Motivasi

Fabel: Cerita Moral yang Menghibur

Fabel adalah jenis cerita yang menggunakan binatang atau makhluk lain sebagai pemeran utama untuk menggambarkan sifat dan budi manusia. Dalam konteks historis, fabel telah ada sejak zaman kuno dan digunakan sebagai alat pendidikan moral untuk menjelaskan nilai-nilai dan prinsip-prinsip kehidupan. Dalam budaya Indonesia, contoh fabel yang paling populer adalah kisah Kancil yang cerdas dan berani. **Contoh Fabel dalam Bahasa Sehari-hari** Fabel sering digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menggambarkan sifat manusia. Misalnya, "Si Kancil yang cerdas itu berhasil menemukan jalan keluar dari hutan yang sunyi." Dalam kalimat ini, kancil digunakan sebagai metafor untuk menggambarkan sifat cerdas dan berani. Fabel juga digunakan untuk mengajarkan nilai-nilai moral, seperti "Jangan menjadi seperti Si Harimau yang sombong, karena kelemahan itu akan membuatmu jatuh." Dalam kalimat ini, harimau digunakan sebagai metafor untuk menggambarkan sifat sombong dan kelemahan. **Relevansi Fabel dalam Kehidupan Sehari-hari** Dalam kehidupan sehari-hari, fabel masih memiliki relevansi yang signifikan. Dalam budaya Indonesia, fabel digunakan sebagai alat pendidikan moral untuk menjelaskan nilai-nilai dan prinsip-prinsip kehidupan. Namun, dalam era modern, fabel juga digunakan sebagai hiburan dan edukasi untuk orang-orang tua dan anak-anak. Dengan menggunakan fabel, kita dapat menggambarkan sifat manusia dalam cara yang menarik dan mudah dipahami, sehingga dapat membantu orang lain untuk memahami nilai-nilai dan prinsip-prinsip kehidupan.