Arti Kata "fafa" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "fafa" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

fafa

fa·fa n Huk tanah milik masyarakat menurut hukum adat (di daerah Aru); tanah ulayat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "fafa"

📝 Contoh Penggunaan kata "fafa" dalam Kalimat

1.Di daerah Aru, fafa adalah tanah milik masyarakat yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.
2.Pengusaha lokal berusaha untuk melestarikan dan mengelola fafa sebagai sumber daya alam yang berkelanjutan.
3.Dalam adat istiadat masyarakat Aru, fafa dianggap sebagai warisan yang tidak dapat dipisahkan dari identitas budayanya.
4.Pelajar di sekolah menemukan informasi tentang fafa di daerah Aru dan bagaimana pentingnya dalam kehidupan masyarakat setempat.
5.Pemerintah daerah berusaha untuk mengatur penggunaan fafa untuk kepentingan masyarakat secara adil dan transparan.

📚 Artikel terkait kata "fafa"

Mengenal Kata 'fafa' - Inspirasi dan Motivasi

Pengertian dan Makna Kata "Fafa" dalam Hukum Adat

Kata "fafa" seringkali tidak diketahui oleh banyak orang, terutama yang tidak berasal dari daerah Aru. Namun, dalam konteks hukum adat, kata ini memiliki makna penting. Fafa adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan tanah milik masyarakat, terutama di daerah Aru. Konteks historis dan sosial dari kata ini terkait dengan sistem hukum adat yang berlaku di daerah tersebut. Dalam hukum adat, tanah fafa dianggap sebagai tanah ulayat, yaitu tanah yang dimiliki oleh masyarakat secara kolektif. Penggunaan kata ini menunjukkan bahwa tanah tersebut tidak dimiliki oleh individu atau kelompok tertentu, melainkan oleh masyarakat secara keseluruhan. Dalam prakteknya, pengelolaan tanah fafa biasanya dilakukan oleh lembaga adat atau komunitas setempat. Contoh penggunaan kata fafa dalam kalimat yang alami adalah: - "Masyarakat di daerah Aru memiliki hak untuk memanfaatkan tanah fafa sebagai sumber daya alam." - "Pengelolaan tanah fafa harus dilakukan dengan bijak untuk menjaga keberlanjutan ekosistem." - "Komunitas setempat telah berhasil melestarikan tanah fafa sebagai warisan budaya mereka." Dalam kehidupan sehari-hari, pengertian kata fafa dapat membantu kita memahami pentingnya menjaga keberlanjutan sumber daya alam dan memanfaatkan tanah ulayat dengan bijak. Dalam konteks budaya Indonesia modern, kata fafa dapat dihubungkan dengan gerakan konservasi lingkungan dan pentingnya menjaga keaslian budaya.