Arti Kata "ekeh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ekeh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ekeh

ekeh /ékéh/ Mk, ter·e·keh-e·keh v terengah-engah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ekeh"

📝 Contoh Penggunaan kata "ekeh" dalam Kalimat

1.Bayi itu terengah-engah dan mengeluarkan suara ekeh-ekeh ketika mencoba berjalan untuk pertama kalinya.
2.Dalam bahasa daerah, "ekeh" digunakan sebagai penanda kesenangan atau kegembiraan, seperti ketika seseorang mendengar kabar baik.
3.Ketika mengunjungi kebun binatang, anak-anak terlihat ekeh-ekeh melihat hewan-hewan langka di dalam kandang.
4.Professor menggunakan suara ekeh untuk mengajak mahasiswa yang sedang bingung dalam mengerjakan soal di ruang kuliah.
5.Di lingkungan komunitas, "ekeh" sering digunakan sebagai tanda persetujuan atau kesepakatan, seperti ketika seseorang mengatakan "ekeh, aku setuju dengan ide kamu".

📚 Artikel terkait kata "ekeh"

Mengenal Kata 'ekeh' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Ekeh" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "ekeh" adalah salah satu kata yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, terutama dalam konteks yang santai dan santai. Kata ini memiliki makna umum sebagai "terengah-engah" atau "tertawa" dalam bahasa Indonesia. Namun, sejarah kata ini lebih dari sekedar makna tersebut. Kata "ekeh" berasal dari suara tertawa yang khas, seperti "ekeh-ekeh", yang sering digunakan untuk mengungkapkan kegembiraan atau keheranan. Ekeh-ekeh sering menjadi tanda bahwa kita sedang menikmati sesuatu, seperti menonton komedi atau bermain dengan teman-teman. Dalam konteks sosial, kata "ekeh" juga dapat digunakan untuk mengungkapkan ketertarikan atau keinginan untuk bergabung dalam suatu aktivitas atau permainan. Contoh penggunaan kata "ekeh" dalam kalimat alami adalah: - "Aku menonton video lucu dan terengah-engah ekeh-ekeh!" - "Saya melihat teman saya terengah-engah ekeh-ekeh saat melihat hewan lucu di YouTube." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "ekeh" memiliki relevansi yang signifikan dalam budaya Indonesia modern. Dalam komedi, kata "ekeh" sering digunakan sebagai tanda bahwa kita sedang menikmati suatu kegembiraan atau keheranan. Selain itu, kata "ekeh" juga dapat digunakan untuk mengungkapkan ketertarikan atau keinginan untuk bergabung dalam suatu aktivitas atau permainan. Dengan demikian, kata "ekeh" tidak hanya sebagai kata yang menyenangkan, tetapi juga sebagai kata yang dapat mengungkapkan kegembiraan dan keheranan dalam kehidupan sehari-hari.