Arti Kata "damak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "damak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

damak

da·mak n kawat (bambu dsb) yg ujungnya ditajamkan dan pangkalnya diberi bergabus atau dibebat dng kapas dan digunakan sbg peluru sumpitan;
men·da·mak v 1 menyumpit dng berpelurukan damak; 2 berduri (tt putik durian)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "damak"

📝 Contoh Penggunaan kata "damak" dalam Kalimat

1.Dalam perburuan hewan liar, pemburu menggunakan sumpitan dengan peluru damak untuk menembak buruan dari jarak jauh.
2.Pada masa lalu, pedagang damak digunakan sebagai alat untuk menyerang musuh dalam pertempuran.
3.Di kebun durian, buah tersebut ditentukan matang ketika putiknya menjadi berduri seperti damak.
4.Sebagai peluru sumpitan, damak harus dibuat dengan hati-hati agar tidak salah sasaran.
5.Pendidikan di desa tradisional sering membicarakan tentang cara membuat damak untuk sumpitan dengan tangan sendiri.

📚 Artikel terkait kata "damak"

Mengenal Kata 'damak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "damak" - Peluru Sumpitan Tradisional

Kata "damak" seringkali diasosiasikan dengan sumpitan tradisional, tetapi bagaimana sebenarnya maknanya? Dalam arti resmi, damak adalah kawat (bambu dsb) yang ujungnya ditajamkan dan pangkalnya diberi bergabus atau dibebat dengan kapas dan digunakan sebagai peluru sumpitan. Dalam sejarah, damak digunakan sebagai senjata tradisional oleh masyarakat Indonesia, khususnya di daerah-daerah pedalaman. Sumpitan yang menggunakan damak sebagai pelurunya biasanya digunakan dalam pertempuran-pertempuran kecil antara suku-suku atau dalam ritual-ritual adat. Meskipun sudah tidak lagi digunakan sebagai senjata perang, damak tetap menjadi salah satu simbol kebudayaan Indonesia yang kaya dan beragam. Berikut beberapa contoh penggunaan kata damak dalam kalimat yang alami: "Mereka menggunakan damak sebagai peluru sumpitan dalam pertempuran kecil antara suku-suku." "Dia berlatih menggunakan sumpitan dengan damak yang tajam." "Tradisi menggunakan damak sebagai peluru sumpitan masih dipertahankan oleh masyarakat di daerah pedalaman." Dalam kehidupan sehari-hari, damak juga memiliki makna lain. Di beberapa daerah, damak digunakan sebagai istilah untuk berduri, seperti pada putik durian. Ini menunjukkan bahwa kata damak memiliki makna yang kompleks dan beragam, tergantung pada konteksnya. Dalam kesimpulan, damak adalah kata yang memiliki makna yang kaya dan beragam. Dari sumpitan tradisional hingga berduri, damak tetap menjadi salah satu simbol kebudayaan Indonesia yang unik dan berharga.