Arti Kata "naik takhta" Menurut KBBI
Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "naik takhta" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
naik takhta
(dinobatkan) menjadi raja
Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "naik takhta"
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "naik takhta"
📝 Contoh Penggunaan kata "naik takhta" dalam Kalimat
1.Dalam upacara resmi, Raja Salman naik takhta sebagai penguasa baru.
2.Pada tahun 1945, Presiden Soekarno naik takhta dan memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.
3.Saat itu, sang raja naik takhta dan bersumpah untuk melindungi rakyatnya.
4.Sejarah mencatat bahwa Raja Ashoka naik takhta pada usia muda dan kemudian menjadi raja yang bijaksana.
5.Dalam cerita rakyat, seorang pemuda naik takhta menjadi raja dengan bantuan seekor harimau yang bijaksana.