Arti Kata "layar tanjak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "layar tanjak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

layar tanjak

istilah pelayaran layar pucuk jala

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "layar tanjak"

📝 Contoh Penggunaan kata "layar tanjak" dalam Kalimat

1.layar tanjak digunakan pada kapal kuno untuk navigasi laut yang lebih stabil.
2.Di kapal pelayaran, layar tanjak menunjukkan kemampuan kapal dalam menghadapi angin kencang.
3.Pada abad ke-17, kapal dengan layar tanjak menjadi simbol kekuatan laut Belanda.
4.Penggunaan layar tanjak masih menjadi kontroversi di kalangan pelaut karena keamanan dan efisiensi yang tidak seimbang.
5.Pelaut berpengalaman mengatakan bahwa layar tanjak memiliki kelemahan dalam menghadapi badai berkepanjangan.

📚 Artikel terkait kata "layar tanjak"

Mengenal Kata 'layar tanjak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "layar tanjak" - Inspirasi dan Motivasi

Kata layar tanjak sering kali muncul dalam konteks pelayaran, dan memang benar bahwa istilah ini memiliki hubungan erat dengan kapal-kapal tradisional Indonesia. Istilah ini merujuk pada jenis layar pucuk jala yang digunakan pada kapal-kapal tersebut. Dalam sejarah, kapal-kapal dengan layar tanjak ini sering digunakan oleh nelayan dan pelaut untuk menjelajahi laut dan mengeksploitasi sumber daya laut. Dalam konteks sejarah dan sosial, layar tanjak telah menjadi bagian integral dari kebudayaan Indonesia. Kapal-kapal dengan layar tanjak ini sering kali digunakan dalam upacara dan tradisi keagamaan, serta sebagai alat transportasi utama bagi masyarakat pesisir. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya layar tanjak dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Layar tanjak juga dapat ditemukan dalam berbagai kalimat yang alami. Contohnya, "Kapal dengan layar tanjak mulai berlayar menuju pelabuhan." Atau, "Nelayan menggunakan layar tanjak untuk menangkap ikan di laut lepas." Dengan demikian, kita dapat melihat betapa pentingnya layar tanjak dalam kehidupan sehari-hari masyarakat pesisir Indonesia. Dalam kehidupan sehari-hari, layar tanjak masih memiliki relevansi yang signifikan. Banyak kapal-kapal tradisional yang masih menggunakan layar tanjak sebagai alternatif untuk kapal-kapal modern. Selain itu, layar tanjak juga digunakan dalam berbagai upacara dan tradisi kebudayaan Indonesia, seperti upacara pernikahan dan hari raya. Dengan demikian, layar tanjak masih menjadi bagian integral dari kebudayaan Indonesia modern.