Arti Kata "dedak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "dedak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

dedak

1de·dak n serbuk halus dr kulit padi (untuk makanan ayam, itik, dsb);
minta -- kpd orang mengubik, pb minta pertolongan dsb kpd orang yg tidak punya

2de·dak a, ber·de·dak a bersesak-sesak; berapat-rapat (tt perahu dsb)

3de·dak a, ber·de·dak a menaruh dendam; sakit hati: memang sudah lama aku ~ melihat tingkah lakumu selama ini

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "dedak"

📝 Contoh Penggunaan kata "dedak" dalam Kalimat

1.Ayam ini diberi dedak sebagai salah satu komponen dalam ransumnya.
2.dedak dari kulit padi sangat berguna sebagai bahan makanan untuk ternak ayam.
3.Dalam sastra, dedak sering digunakan sebagai metafora untuk kebutuhan manusia.
4.Mengubik dedak pada atap rumah dapat menjadi tugas yang membutuhkan keahlian khusus.
5.Penggunaan dedak sebagai makanan ternak harus seimbang dengan kebutuhan nutrisi lainnya.

📚 Artikel terkait kata "dedak"

Mengenal Kata 'dedak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "dedak" - Nilai Tradisional dan Kontekstual

Kata "dedak" memiliki makna yang cukup luas dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, dedak diartikan sebagai serbuk halus dari kulit padi yang digunakan sebagai makanan untuk ayam, itik, dan jenis hewan lainnya. Namun, dalam konteks sosial dan budaya, dedak juga memiliki makna sebagai permohonan bantuan atau tolong dari orang lain, terutama dari orang yang memiliki kekuasaan atau kemampuan. Dalam sejarah, dedak telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Indonesia, terutama dalam budaya agraris. Masyarakat agraris banyak bergantung pada dedak sebagai sumber protein dan energi untuk hewan ternak. Selain itu, dedak juga digunakan sebagai media untuk memohon bantuan atau tolong dari orang lain, seperti dalam konteks permintaan pertolongan atau dukungan dalam keadaan darurat. Contoh penggunaan kata dedak dalam kalimat yang alami dapat dilihat dalam beberapa contoh berikut: "Ayam membutuhkan dedak sebagai makanan utamanya untuk tumbuh sehat," atau "Kami meminta dedak dari kakek kami untuk membantu memenuhi kebutuhan makanan kami." Dalam konteks ini, dedak tidak hanya sebagai makanan, tetapi juga sebagai simbol permohonan bantuan dan tolong. Dalam kehidupan sehari-hari, kata dedak masih digunakan dalam beberapa konteks, terutama dalam budaya lisan dan tradisional. Misalnya, dalam konteks pernikahan, dedak digunakan sebagai simbol permohonan bantuan kepada orang tua atau orang yang lebih tua. Dalam konteks ini, dedak menjadi simbol rasa hormat dan permohonan bantuan dari generasi muda kepada generasi tua. Oleh karena itu, kata dedak masih memiliki nilai tradisional dan kontekstual yang signifikan dalam kehidupan masyarakat Indonesia modern.