Arti Kata "congkong" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "congkong" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

congkong

1cong·kong, men·cong·kong v mencangkung

2cong·kong Mk n rumah jaga; gardu

3cong·kong n tarahan kayu; tatal

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "congkong"

📝 Contoh Penggunaan kata "congkong" dalam Kalimat

1.Siswa di sekolah tersebut sering mencoba mengenakan kostum congkong untuk festival kuliner sekolah.
2.Pada pertandingan balap boat, kapal kayuh congkung saat menempuh jalur air yang berombak.
3.Dia berusaha untuk menenangkan diri dengan membaca puisi tentang congkong yang berada di tepi sungai.
4.Saat hujan lebat, jalan congkong di desa tersebut menjadi genangan air yang berbahaya.
5.Bapak memerintahkan anak-anak untuk mencari congkong yang hilang di dalam sungai.

📚 Artikel terkait kata "congkong"

Mengenal Kata 'congkong' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Congkong" - Mencangkung dengan Nalar yang Baik

Kata "congkong" sering digunakan dalam bahasa sehari-hari untuk menggambarkan suatu gerakan atau kondisi. Menurut KBBI, congkong berarti mencangkung, yaitu suatu kondisi di mana sesuatu (biasanya kaki) tidak dapat berdiri dengan kuat atau stabil. Sejarahnya, kata ini mungkin berasal dari gerakan atau kondisi yang tidak stabil, seperti kaki yang tidak dapat berdiri dengan kuat. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menggunakan kata congkong untuk menggambarkan suatu kondisi atau gerakan yang tidak stabil. Misalnya, "Dia mencoba berjalan, tetapi kakinya congkong karena terlalu lelah." Atau, "Kapal itu congkong karena terkena ombak yang kuat." Kata ini juga dapat digunakan dalam kalimat yang lebih kompleks, seperti "Dia harus berhati-hati agar tidak congkong saat bermain olahraga." Dalam konteks budaya Indonesia modern, kata congkong juga dapat digunakan untuk menggambarkan suatu kondisi yang tidak stabil atau tidak kuat. Misalnya, "Ekonomi negara ini congkong karena inflasi yang tinggi." Atau, "Pemerintahan baru ini harus berhati-hati agar tidak congkong dalam menghadapi tantangan." Dengan demikian, kata congkong dapat digunakan sebagai suatu konsep yang luas untuk menggambarkan suatu kondisi atau gerakan yang tidak stabil.