Arti Kata "minggir" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "minggir" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

minggir

ming·gir v cak meminggir

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "minggir"

📝 Contoh Penggunaan kata "minggir" dalam Kalimat

1.Mahasiswa diharapkan memisahkan diri dari kelompok yang bersifat diskriminatif dan meminggir orang lain.
2.Pemerintah menetapkan kebijakan untuk meminggir kelompok minoritas dalam penyediaan fasilitas publik.
3.Pada masa lalu, perempuan seringkali dipinggir oleh masyarakat karena kelemahan fisik dan mental mereka.
4.Dalam konteks sosial, pengucapan yang kasar dapat meminggir seseorang dari lingkungan masyarakat.
5.Para ilmuwan memohon agar para ilmuwan lainnya memisahkan diri dari mereka yang meminggirkan kebenaran ilmiah.

📚 Artikel terkait kata "minggir"

Mengenal Kata 'minggir' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "minggir" - Menghindari Konflik dengan Bijak

Kata "minggir" adalah istilah yang sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan tindakan membiarkan seseorang atau sesuatu memilih jalan yang lebih aman atau menghindari konflik. Dalam sejarah, kata ini memiliki makna yang lebih luas, yaitu menggambarkan keadaan seseorang yang berada di latar belakang atau di samping seseorang atau sesuatu. Dalam konteks sosial, kata "minggir" sering digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang menghindari tanggung jawab atau mengelakkan konflik. Contoh penggunaan kata "minggir" dapat dilihat dalam kalimat-kalimat berikut: "Dia memutuskan untuk minggir dari proyek itu karena merasa tidak percaya diri." "Saya tidak bisa minggir dari kesalahan saya, saya harus menerimanya dengan lapang dada." "Saya tidak ingin minggir dari perdebatan itu, saya ingin berbicara dengan jujur." Kata "minggir" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam konteks sosial, kita sering dihadapkan dengan situasi yang membutuhkan keberanian untuk mengambil keputusan yang sulit. Dalam hal ini, kata "minggir" dapat digunakan untuk menggambarkan tindakan menghindari konflik atau mengelakkan tanggung jawab. Namun, dalam konteks modern, kata "minggir" dapat digunakan untuk menggambarkan perilaku yang lebih proaktif, yaitu berani mengambil keputusan yang sulit dan menghadapi konflik dengan bijak.