Arti Kata "orat-oret" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "orat-oret" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

orat-oret

orat-oret /orat-orét/ n 1 coret-coret; 2 tulisan tidak beraturan (dng cat dsb): dinding sekolah itu penuh dng --;
meng·o·rat-o·ret v mencoret-coret; menulisi (dinding dsb) dng cat secara sembarangan; mengoret-oret: ada tangan-tangan jahil yg - dinding jembatan itu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "orat-oret"

📝 Contoh Penggunaan kata "orat-oret" dalam Kalimat

1.Dinding sekolah itu penuh dengan orat-oret anak-anak yang sedang bermain di dalam kelas.
2.Saya khawatir jika dinding rumah kita akan dihiasi dengan orat-oret oleh anak kecil yang tidak sabar.
3.Dalam lukisan abstrak, seniman menggunakan orat-oret untuk menciptakan tekstur yang unik.
4.Anak-anak di TK sering sekali membuat orat-oret di dinding dengan warna cat yang cerah.
5.Pemerintah harus mengambil tindakan tegas untuk membubarkan kelompok-kelompok yang suka mengorek-orat dinding bangunan umum.

📚 Artikel terkait kata "orat-oret"

Mengenal Kata 'orat-oret' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "orat-oret" dalam Bahasa Indonesia

Kata "orat-oret" dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang cukup luas. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan tindakan mencoret-coret atau menulis dengan tinta, cat, atau bahan lainnya dengan cara yang sembarangan dan tidak beraturan. Dalam konteks historis, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan tindakan para anak-anak yang suka mencoret-coret dinding atau permukaan lainnya dengan tinta atau cat. Penggunaan kata "orat-oret" juga dapat ditemukan dalam berbagai kalimat dalam bahasa Indonesia. Misalnya, "Dinding sekolah itu penuh dengan orat-oret anak-anak yang suka mencoret-coret" atau "Ia tidak bisa menghindari orat-oret yang menulisi dinding jembatan itu". Dalam kedua contoh kalimat tersebut, kata "orat-oret" digunakan untuk menggambarkan tindakan mencoret-coret atau menulis dengan cara yang sembarangan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "orat-oret" masih sering digunakan untuk menggambarkan tindakan yang tidak disukai atau tidak diinginkan. Misalnya, "Jangan mengotori dinding dengan orat-oret" atau "Saya takut dinding rumah saya akan terkena orat-oret". Dalam beberapa kasus, kata ini juga digunakan untuk menggambarkan tindakan yang tidak beraturan atau tidak terstruktur, seperti "Sistem perpajakan di negara ini masih banyak yang mengalami orat-oret". Dalam budaya Indonesia modern, kata "orat-oret" masih sering digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, dalam konteks seni, kata ini digunakan untuk menggambarkan tindakan mencoret-coret atau menulis dengan cara yang kreatif dan tidak beraturan. Dalam konteks pendidikan, kata ini digunakan untuk menggambarkan tindakan mencoret-coret atau menulis dengan cara yang tidak efektif atau tidak efisien. Dalam keseluruhan, kata "orat-oret" dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang cukup luas dan dapat digunakan dalam berbagai konteks. Dari penggunaannya dalam kalimat hingga dalam kehidupan sehari-hari, kata ini masih sering digunakan untuk menggambarkan tindakan yang tidak disukai atau tidak diinginkan.